This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sunday, December 18, 2016

TEMPAT WISATA DI JOGJA (YOGYAKARTA) YANG COCOK UNTUK LIBURAN

Mau ngadain Liburan ? Oh, ya  pasti. Lalu di mana ente ente mau ngadain Libruran di tahun 2017? Mungkin di antaranya ada yang memilh Yogyakarta sebagai tujuan Liburan baik untuk libur akhir pekan, libur natal dan tahun baru 2017.

Berikut Daftar Tempat Wisata Di Jogja (Yogyakarta) tahun 2017 yang Cocok Untuk Liburan.

1. Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark
Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark
Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark (Foto : aktualita.co)
Ini dia tempat wisata di Jogja terbaru yang lagi hits, yaitu Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark. Bagi Anda yang membawa anak-anak dan keluarga nampaknya pas banget mengunjungi waterpark di Jogja ini. Jogja Bay merupakan waterpark terbesar, terlengkap, dan tercanggih di Indonesia.




Tempat rekreasi anak dan keluarga ini berada di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman atau di sebelah utara Stadion Maguwoharjo. Jogja Bay begitu sebutannya dikelola oleh PT Taman Wisata Jogja (TWJ) dengan menyewa tanah kas desa setempat seluas 7,7 hektar.
Jogja Bay merupakan tempat arena permainan air yang mengacu waterbom di Bali dan waterpark di Orlando AS. Wahana terlengkap juga berusaha dicapai oleh Jogja Bay dengan memiliki 19 jenis wahana dengan keunggulan ‘How to survive in tsunamy and earthquake’. Disini tidak sebatas wisata air saja. Melainkan ada wahana edukasinya.
Untuk mendukung keberadaan Jogja Bay, PT Taman Wisata Jogja akan menyediakan kantong parkir yang ada mampu menampung 400 mobil, 30 bus dan 1.000 kendaraan roda dua. Tak hanya itu, juga akan disediakan shuttle bus dari komplek parkir yang akan membawa pengunjung ke depan pintu masuk.
Harbour Theater juga menjadi pelengkap dari waterpark Jogja Bay. Teater ini berkapasitas 1.500 orang yang memiliki audio berkualitas tinggi. Wahana lainnya adalah labirin yang bernama Jogja Bay Lighthouse. Serta juga terdapat Kruger bar untuk menikmati aneka makanan dan minumuman.
Lalu berapa harga tiket masuk Jogja Bay? Rencananya, Jogja Bay akan mematok harga tiket anak-anak kurang dari 2 tahun free. Sedangkan untuk anak-anak biaya tiketnya Rp. 60.000. Dewasa Rp. 90.000 dan orang tua diatas 65 tahun Rp. 60.000.
Jogja Bay buka setiap hari dari jam 09.00 hingga 18.00 WIB adapun Harbour Theater buka dari jam 19.00 hingga 22.00 WIB. Sedangkan untuk weekend Waterpark buka lebih cepat yaitu 08.00 WIB.

2. Desa Wisata Kalibiru
Kalibiru-Jogja
Ilustrasi tempat foto yang instagram banget di Desa Wisata Kalibiru (Foto : wukitraveller.com)
Salah satu tempat wisata alam di Jogja yang sedang naik daun adalah Kalibiru di Bukit Menoreh, Kulonprogo, sebelah barat Yogyakarta. Desa Wisata Kalibiru terkenal dengan pemandangan dari ketinggian yang indah. Mulai dari pemandangan Waduk Sermo hingga flying fox di atas bukit. Tak kalah cantik dengan Tebing Keraton di Bandung.
Satu yang wajib dilakukan adalah berfoto di sebuah pohon tempat flying fox. Sebuah latar datar seluas kurang dari 1 meter dibuat untuk tempat flying fox. Karena berada di ketinggian, pemandangan yang tersaji pun luar biasa. Nah, di sinilah wisatawan biasanya berfoto dan hasilnya pasti ciamik!
Desa Wisata Kalibiru juga punya trek cantik yang bisa dipilih panjangnya. Ada yang 1,5 km hingga 7 km, tergantung keinginan. Wisata ke Desa Wisata Kalibiru di Kulonprogo bareng keluarga pastinya asyik. Biasanya seh anak muda yang suka banget ke tempat ini untuk berfoto dan menguploadnya ke instagram.

3. Puncak Kosakora
Puncak Kosakora
Puncak Kosakora (Foto : etanovita.wordpress.com)
Ini dia tempat wisata di Jogja terbaru yang pas banget buat anak muda yang suka selfie kekinian. Kosakora merupakan puncak bukit yang menawarkan keindahan yang sangat menawan. Dari Puncak Kosakora Anda bisa melihat pemandangan perbukitan, pemandangan pantai, sunrise dan sunset diatas Puncak Kosakora.
Untuk harga tiket masuk hanya dipungut biaya Rp.2000,- per orang. Cukup terjangkau untuk menikmati panorama keindahan puncak bukit Kosakora. Lalu bagaimana jalan menuju Puncak Kosakora? Ada denah-nya gak ya? Rute menuju Puncak Kosakora biasanya melewati Pantai Drini, Gunung Kidul.
Rute jalan menuju Puncak kosakora secara singkat dapat di gambarkan sebagai berikut : Jogja – Piyungan – Patuk – Sambipitu – Lanud TNI Gading – Siyono – Bundaran Tugu BPD lurus ke timur – Wonosari – Jalan Baron – Tanjungsari – Pos Retribusi Kawasan Pantai Gunungkidul – mengikuti jalan ke arah Pantai Drini – Puncak Kosakora.
Sebaiknya Anda datang ke objek wisata ini ketika pagi atau sore hari, saat sinar matahari tak begitu menyengat. Jika ingin menikmati keindahan sunset dan sunrise bisa juga camping di Puncak Kosakora. Di tempat ini telah tersedia persewaan tenda dome untuk menginap tanpa harus membawa sendiri dari rumah. Cukup mengeluarkan uang Rp 60.000 untuk tenda kecil atau Rp 100.000 untuk tenda besar.

4. De Mata Trick Eye Museum
Museum-3D-Yogyakarta
Museum 3D Yogyakarta (Foto : www.dematamuseum.com)
Siapa bilang wisata ke museum itu membosankan? Coba deh datang ke tempat wisata di Jogja yang bagus bernama De Mata Trick Eye Museum. Kesan Anda tentang museum yang kurang menarik mesti akan hilang tuh. Apalagi bagi Anda yang suka banget narsis, wajib deh datang ke museum ini.
De Mata trick Eye Museum memiliki sekitar 120 koleksi gambar 3 dimensi. Wisatawan dapat melampiaskan hasrat ke-narsis-annya pada setiap koleksi di museum ini. Jangan lupa, pastikan baterai kamera Anda dalam kondisi penuh. Karena sudah barang pasti, Anda akan jeprat-jepret kamera puluhan sampai ratusan kali di museum ini.
Berapa seh harga tiket masuk museum 3D Jogja? Harga tiket museum 3d Jogja yaitu sebesar Rp.35.000. Namun Anda cukup membayar Rp.25.000 untuk happy hour yaitu senin-kamis pukul 10.00 – 15.00. Museum ini buka mulai pukul 10 pagi sampai 10 malam.
Petugas museum akan dengan senang hati membantu Anda mengarahkan gaya agar foto yang dihasilkan dapat maksimal. Untuk gambar tertentu disediakan tangga untuk pijakan fotographer. Contoh gambar juga ditempel agar pengunjung dapat meniru gaya narsis Sang Model.
Oya, lokasi dan alamat museum 3d Jogja ini terletak di Basement Gedung Umar Kayam Kawasan XT Square, Jalan Veteran Yogyakarta. Selain De Mata, Anda juga bisa mengunjungi museum di Jogja yang menarik lainnya untuk mengisi liburan Anda bersama kaluarga dan teman-teman.

5. Kebun Buah Mangunan
Kebun-Buah-Mangunan
Kebun Buah Mangunan (Foto : wisatajawa.com)
Bagi Anda yang bosan berkunjung ke tempat itu-itu saja di Yogyakarta, mungkin bisa mampir ke Kebun Buah Mangunan. Tempat wisata di Jogja terbaru yang tengah naik daun tersebut memang menyajikan pemandangan indah Sungai Oya dari ketinggian.
Alamat dan lokasi Kebun Buah Mangunan terletak di Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Lokasi ini berjarak sekitar 15 km dari ibukota Kabupaten Bantul, dan 35 km dari pusat Kota Yogyakarta. Traveler dapat melihat keindahan alam Bantul yang masih hijau.
Selain itu, terdapat rekreasi keliling kebun buah hingga melihat pembibitan sapi. Sedangkan dari segi fasilitas, sudah ada penginapan ala homestay, gedung pertemuan, kolam renang, serta kantor manajemen. Asyik dan seru deh.

6. Upside Down World Jogja
Upside-Down-World-Jogja
Salah satu spot berfoto di Upside Down World Jogja (Foto : instagram.com/upsidedownworldjogja)
Setelah sukses sebagai tempat wisata baru di Bali, kini Upside Down World hadir di kota Jogja. Objek wisata ini menyajikan sensasi suasana terbalik seperti di ruang angkasa. Bagi sobat traveler yang hoby narsis atau selfie, wajib deh mengunjungi tempat ini. Benar-benar unik dan keren! Pertama di Yogyakarta lho.
Sama seperti Upside Down World Bali, disini juga masih mengusung tema / konsep rumah atau tempat tinggal. Ada delapan spot untuk hunting foto disini, yaitu living room atau ruang tamu, bath room atau kamar mandi/toilet, kitchen atau dapur, master bed room, kids rooms, dining room atau ruang makan, laundry room, dan ada juga ruang 3 D.
Selain posisi yang serba terbalik, keunikan tempat wisata ini adalah semua furniture yang disediakan asli, bukan tempelan atau pun semacam lukisan 3 Dimensi. Sofa dan tempat tidurnya asli. Dapur dan segala peralatannya seperti wastafel, kompor gas, bahkan cairan buat cuci baju atau cuci piring pun asli/original. Bukan dari bahan plastik atau imitasi.
Upside-Down-World-Yogyakarta
Salah satu ruangan di Upside Down World Yogyakarta (Foto : instagram.com/upsidedownworldjogja)
Harga tiket masuk Upside Down World Jogja sebesar Rp.60.000,- (dewasa) dan Rp.40.000,- untuk anak di bawah 135 cm. Saat masuk ke sini, Anda akan ditemani oleh seorang guest assistance, yang akan memandu Anda untuk menjelajah tiap spot yang instagramable.
Guest Assistance ini bisa juga menjadi juru foto dan penata gaya (tanpa memungut bayaran), agar Anda bisa benar-benar merasakan sensasi unik dari tempat liburan baru di Kota Yogyakarta ini. Oya, bagi sobat traveler yang akan mengunjungi destinasi ini, lebih baik datang pagi sekitar jam 10 an ketika masih sepi pengunjung agar bisa bebas ber-narsis ria.
Alamat dan lokasi Upside Down World Jogja terletak di Jl. Ring Road Utara, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (seberang Indomaret Casa Grande). Untuk jam buka mulai pukul 10.00 – 19.00 WIB. Jangan lupa siapkan kamera dengan baterai yang full ya!\



Berikut ini pilihan tempat wisata di Yogyakarta.yang daoat digunakan untuk momen libur natal dan perayaan tahun baru 2017

 Pantai Timang

Sudah bukan rahasia lagi kalau di Kabupaten Gunung Kidul terdapat banyak pantai yang indah, salah satunya adalah Pantai Timang yang terletak 35 kilometer di selatan Wonosari. Pemandangan ombak yang menghantam tebing dan batu karang di sini sungguh menakjubkan.

Photo via cendanaoktaviani

Bukan itu saja – jika Anda penyuka tantangan, maka Anda harus mencoba yang satu ini:

Photo via Yunaidi Joepoet

Pengunjung dapat menguji nyali mereka dengan menyeberang ke Pulau Watu Panjang menggunakan ‘kereta gantung’ sederhana yang terbuat dari kayu. Dan bukannya, meluncur di kabel berbahan baja, yang menahan ‘kereta gantung’ ini adalah tali tambang biasa!

Awalnya, ‘kereta gantung’ ini digunakan nelayan lokal sebagai alat transportasi untuk membawa lobster tangkapan.

Photo via Listiaevalinas

Pantai Timang

 Lokasi: Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 5581
Cara ke Sana: Dari Wonosari, arahkan tujuan ke selatan menuju Pantai Baron. Di pertigaan Mulo ambil arah menuju Pantai Siung lalu lewati Pasar Dakbong hingga melalui jalanan berbatu. Koordinat di sini.
Tarif Kereta Gantung: Rp200.000,-

Taman Wisata Alam Kalibiru

Kurang lebih sejam perjalanan ke arah barat dari pusat kota, Anda akan langsung merasakan perubahan suhu menjadi lebih sejuk. Di tempat ini udaranya masih segar dan tenang, tanpa banyak suara deru kendaraan bermotor. Pas jika Anda ingin melarikan diri dari hiruk pikuk kota.

Wisata Alam Hutan Kemasyarakatan Kalibiru berada di Perbukitan Menoreh, Kulon Progo, Yogyakarta, pada ketinggian 450 meter di atas permukaan laut. Sejak didirikan pada tahun 2009, tempat ini langsung jadi destinasi favorit para wisatawan.

Photo via Affi Nizar

Tidak seperti taman wisata alam biasa, saat melakukan berbagai aktivitas petualangan di sini Anda bakal ditemani dengan hamparan pemandangan gunung yang begitu menakjubkan.

Photo via: Nofendi Syaifudin, emelianalian

Photo via: MahardikaGilang

Akhiri petualangan Anda dengan naik flying fox menuju puncak pohon di mana Anda bisa melihat panorama Waduk Sermo. Bahkan jika cuaca cerah nampak di kejauhan deburan ombak pantai selatan!

Photo via: emelianalian, amala vika

Wisata Alam Kalibiru

Lokasi: Kalibiru, Hargowilis, Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta 55561
Telepon: 0813 9294 7249 / 0813 9202 3122
Jam Operasional: Taman wisata alam buka 24 jam
Tiket Masuk: Rp5.000,- | Paket Outbound: Rp35.000,-

Website Resmi 

Gumuk Pasir Parangkusumo

Bersantai sembari menatap matahari terbenam, ditemani semilir angin di tengah-tengah hamparan padang pasir nan luas. Di sini waktu seolah tak bergerak dan Anda bakal lupa kalau sedang berada di Pulau Jawa.

Photo via Dune StefanusAjie

Photo via: bang tora

Ingin mencoba sandboarding? Tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk berlibur ke Afrika atau Timur Tengah. Cukup ke Yogyakarta, dekat dan mudah dicapai. Di Gumuk Pasir Parangkusumo Anda bisa menyewa kendaraan ATV, dan meskipun tak ada onta, namun Anda bisa menunggang kuda di sini.

Photo via: purnomo paris beach, dwisaktisetiawan

Dan satu lagi yang bisa Anda lakukan di tempat ini… melakukan pemotretan pre-wedding! Banyak pasangan yang telah melakukannya, karena Gumuk Pasir ini begitu unik dan tiada duanya di indonesia.

Photo via: prewedding poetrafoto

Untuk mengakhiri perjalanan, Anda dapat meluncur ke infinity pool yang ada di Queen of the South Resort dan menikmati matahari terbenam.

Photo via: jessinovia, tintinpic

Gumuk Pasir Parangkusumo

Lokasi: Jl. Pantai Parangkusumo, Kec. Kretek, Kabupaten Bantuk, Yogyakarta  55772. Koordinat di sini.
Jam Operasional: 08.00 – 18.00
Tiket Masuk: Gratis | Biaya sewa kendaraan/kuda berkisar antara Rp50.000, – Rp150.000

Curug Luweng Sampang

Bersiaplah terkesima oleh alur yang membentuk corak pada dinding batu yang terlukis alami oleh aliran air. Keunikan pola bebatuan Curung Luweng Sampang memiliki kemiripan dengan Antelope Canyon di Amerika Serikat, yang berbeda adalah warna bebatuannya.

Photo via: kukuhaldy

Menceburkan diri di sejuknya air pegunungan yang mengalir langsung dari Pegunungan Sewu tentu akan memberi kesegaran tersendiri. Puaskan pula rasa ingin tahu Anda dengan menjelajahi berbagai terowongan dan ceruk tersembunyi yang ada di balik curug ini.

Photo via: nadiera

Lokasinya yang begitu tersembunyi membuat Luweng Sampang belum banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Jadi luangkanlah waktu liburan Anda dengan berkunjung ke tempat eksotis yang sunyi ini mumpung belum terlalu ramai.

Photo via: IchsanPhotoworks

Curug Luweng Sampang

Lokasi: Jl. Juminahan, Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Gunung Kidul, Yogyakarta
Cara ke Sana: Tempat ini lebih mudah dijangkau melalui Jalan Jogja-Solo. Arahkan tujuan ke Kecamatan Ganti Warno. Ikuti arah jalan tersebut kira-kira ke arah tenggara hingga tiba ke Desa Sampang. Jika Anda merasa bingung jangan malu bertanya kepada warga sekitar yang ada disana. Koordinat di sini.

Gua Pindul

Bosan bermain air di waterpark biasa? Cobalah menyusuri sungai di Goa Pindul.


Goa Pindul Cave Tubing

Photo via: anggadwi, toekangpoto

Manjakan mata Anda dengan keiindahan stalaktit dan stalagmit yang sudah ada di goa ini sejak ratusan tahun lalu. Ada juga stalaktit dan stalagmit yang menyatu, menjadi yang terbesar ke-4 di dunia. Sst… beberapa stalaktit dan stalagmit ini diyakini dapat meningkatkan kejantanan, lho.

Lihatlah betapa kontrasnya air yang berwarna biru dengan dinding batu kapur kecokelatan, ditambah sentuhan hijaunya lumut dan tanaman paku yang terpapar cahaya matahari yang mengintip dari celah di langit-langit.

 Dan jika Anda ingin menantang diri sendiri, silakan melompat dari batang pohon setinggi enam meter langsung menuju kolam!

Photo via: nurlela adeliaputrii

  Masih kurang menantang? Anda dapat mencoba aktivitas lain yang lebih memompa adrenalin, yaitu body rafting di Goa Kalisuci yang arusnya lebih deras dengan berbagai rintangan berupa bebatuan yang bisa membuat Anda terombang-ambing tak karuan.

Photos via: cubatefa, Bintang Anjaya

Kata siapa Anda tak bisa memompa adrenalin sambil menikmati keindahan alam yang luar biasa dari goa-goa dan sungai bawah tanah?

Goa Pindul

Lokasi: Desa Gelaran 1, Kel. Bejiharjo, Kec. Karangmojo, Gunung Kidul, Yogyakarta 55891. Koordinat di sini.
Telepon: 0812 2944 9004 / 0857 2954 3819
Jam Operasional: 07.00 – 17.00
Tiket Masuk: Rp35.000,- (Lokal) | Rp50.000,- (Asing)

Website Resmi 

Goa Kalisuci

Lokasi: Semanu Kabupaten, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta 55893
Telepon: 0877 3879 4513 / 0878 3974 0730 / 0817 412 2826
Jam Operasional: 07.00 – 17.00
Tiket Masuk: Rp70.000,-

Website Resmi 

Goa Jomblang

Goa yang pernah menjadi lokasi syuting Amazing Race season 19 ini terbentuk ribuan tahun lalu akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi sehingga membentuk sinkhole atau sumuran. Hingga kini vegetasi berupa rerumputan, jamur, tanaman paku bahkan pepohonan besar tetap hidup dan lestari selama ratusan tahun.

Photo via: fakhrulaizat

Dalam perjalanan turun sejauh kurang lebih 80 meter dari mulut goa, aroma lembap begitu kuat menyeruak dari pepohonan dan dinding goa. Sungguh pengalaman yang seru sekaligus menegangkan!

Photo via: JetjepRusyandi

Di siang hari (antara jam 10 pagi hingga 2 siang), cahaya matahari yang masuk ke dalam gua melalui lubang di atas gua dan menyinari pepohonan memberikan pemandangan yang sungguh menakjubkan.

Photo via: Zexsen Xie

Karena lokasinya yang sulit dijangkau dan dibatasinya jumlah pengunjung, akan lebih baik apabila Anda membuat reservasi terlebih dahulu sebelum berkunjung ke tempat ini. Bawa juga pakaian ganti, termasuk sepasang kaus kaki ekstra, karena Anda bakal kotor-kotoran di sini.

Goa Jomblang

Lokasi: Semanu, Gunung Kidul, yogyakarta. Koordinat di sini.
Telepon: 0811 117 010 / 0878 3867 2111
Jam Operasional: 10.00 -14.00
Tiket Masuk: Rp450.000

Unggul Ponggok

Berlokasi tak jauh dari Yogyakarta, sekilas kolam Unggul Ponggok yang berbentuk persegi panjang ini tampak seperti kolam renang biasa.

Photo via: njogja

Namun Anda akan dibuat terkejut saat melihat jauh ke dalamnya. Selain pasir, bebatuan, dan aneka jenis ikan, di dasar kolam air tawar ini Anda akan menemukan benda-benda aneh.

Photo via: jogjapetualang

Untuk menikmatinya, Anda dapat menyewa peralatan snorkeling dan berenang bersama ikan-ikan. Atau biar lebih keren, Anda bisa menyewa kamera bawah air atau meminta orang lain memotret ketika Anda sedang menyelam di kolam yang sudah ada sejak jaman Belanda  ini. Mau bawa properti foto atau kostum sendiri? Silakan.

Umbul Ponggok

Lokasi: Jl. Sultan Agung, Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah
Telepon: 0856 4739 4012
Tiket Masuk: Rp5.000,- | Snorkeling: Rp10.000,- | Sewa kamera: Rp100.000,-

Goa Langse

(Peringatan: Trek menuju goa ini sangat curam dan berbahaya. Kami tidak menyarankan Anda yang tak berpengalaman memanjat tebing untuk mengunjunginya).

 Para pecinta tantangan pun mungkin akan berpikir dua kali sebelum pergi ke goa ini, pasalnya jalur menuju Goa Langse telah memakan korban jiwa setiap tahunnya. Namun tetap saja hal tersebut tak menghalangi para peziarah untuk bersemedi di sini.

Dengan jarak tempuh 750 meter, awalnya perjalanan menuju tempat ini tidak terlalu sulit. Pengunjung akan disambut oleh jalan setapak di antara rerimbunan ladang. Setelah itu, barulah Anda akan dihadapkan dengan tangga yang terjal dan nyaris tegak lurus di bibir tebing setinggi 400 meter serta jalur yang sangat sempit.

Photo via: kelana kecil, agus arie

Photo via: yusuf ori

Begitu mencapai Goa Langse, aroma dupa dan bunga melati langsung memenuhi udara. Di dalam goa ini juga terdapat mata air jika Anda ingin membersihkan diri sebelum mulai bermeditasi. Begitu sunyi, satu-satunya suara yang terdengar di sini adalah deburan ombak.

Photo via: tirtabakti

Apakah sebanding dengan risikonya?

Goa Langse

Lokasi: Parangtritis, Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta
Cara ke Sana: Dari Pantai Parangtritis, pergi sekitar 3 km ke arah timur melewati Queen of the South Resort dan Bukit Parangndog hingga ujung jalan. Koordinat di sini.

Candi Borobudur

Tujuan utama para pelancong saat mengunjungi Yogyakarta tak lain dan tak bukan adalah candi agama Buddha terbesar di dunia, Candi Borobudur.

Photo via: Marc Schmittbuhl

Menjadi salah satu destinasi utama wisata ziarah bagi umat Buddha di seluruh dunia, candi yang dibangun pada abad ke-9 ini merupakan simbol dari nilai-nilai luhur dan perjalanan menuju Nirwana.

 Sebagai obyek wisata yang sangat terkenal, jangan heran kalau situs warisan dunia UNESCO ini hampir selalu dipadati pengunjung. Waktu terbaik untuk mengunjunginya adalah saat dini hari. Lokasinya yang ada di atas bukit memungkinkan Anda untuk menikmati indahnya sinar matahari pagi di antara ribuan stupa.

Taman Wisata Candi Borobudur

Lokasi: Jl. Badrawati, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah 56553
Telepon: (0293) 788 266 / (0293) 788 267
Jam Operasional: 06.00 – 17.00
Tiket Masuk: Rp30.000,- (Lokal) dan USD 20 (Asing) | Paket Sunrise: Rp250.000,- (Lokal) dan Rp380.000,- (Asing)

Website Resmi 

Kebun Buah Mangunan

Terletak di dataran tinggi Imogiri, belakangan ini Kebun Buah Mangunan kian populer sebagai daerah tujuan wisatawan lokal.

Photo via: Rezahandhika

Photo via: Widarko Hartono

Panorama perbukitan, lembah, sungai, hutan , awan dan kabut yang tampak dari kebun buah ini begitu mengesankan.

Photo via: kelanakecil

Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah pagi hari, saat matahari baru muncul dan tampak jelas awan-awan serta kabut yang terlihat seperti hamparan kapas. Indah sekali!

Photo via: ceritawarga

Selain menikmati pemandangan alam, pengunjung juga dapat membeli aneka buah-buahan segar yang dipetik langsung dari pohon dengan harga terjangkau.

Photos via: nasirullahsitam, infotakterduga, sili suli

Kebun Buah Mangunan

Lokasi: Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Koordinat di sini.Telepon: (0274) 646 0182
Jam Operasional: 24 jam
Tiket Masuk: Rp5.000,-

Taman Sari

Eropa bukanlah satu-satunya tempat di mana Anda bisa menikmati keindahan arsitektur abad ke-18. Istana yang memiliki beberapa kolam pemandian serta wewangian dari bunga-bunga yang sengaja ditanam di pulau buatan di sekitarnya ini dibangun sebagai hadiah untuk istri-istri penguasa Yogyakarta saat itu, Sultan Hamengku Buwono I, oleh arsitek berkebangsaan Portugis.

Photo via: hotelrengganisyogya

Setelah melalui koridor yang berliku menuju menara, Anda bisa menuruni anak tangga melewati Gapura Agung menuju Tajug, lorong bawah tanah yang berfungsi sebagai bunker sekaligus penghubung antara Taman Sari dengan keraton dan Pulo Kenongo.

Photo via: farachvio

Photo via: azzam rizaldi

Tempat ini banyak memiliki ruang rahasia yang tersembunyi, salah satunya adalah ruang penyimpanan senjata. Dari sini perjalanan dapat dilanjutkan ke Sumur Gumuling, masjid bawah tanah yang didesain dengani sisi akustik yang baik. Jaman dahulu, ketika imam mempimpin shalat, suara imam dapat terdengar dengan lantang ke segala penjuru.

Photo via: agriaryoko19, sabrinamaleqiano, AdiConx

Taman Sari

Lokasi: Jl. Taman, Yogyakarta
Jam Operasional: 08.00 – 14.00
Tiket Masuk: Rp3.000,- (Lokal) | Rp7.000 (Asing)

12. Menyatunya Tiga Mata Air di Air Terjun Sri Gethuk

Dikelilingi persawahan nan hijau, air terjun yang bersumber dari tiga mata air (Kedungpoh, Ngandong, dan Ngumbul) ini diyakini sebagai tempat penyimpanan kethuk, salah satu instrumen gamelan milik Jin Anggo Meduro. Konon pada saat-saat tertentu suara gamelan masih terdengar dari arah air terjun ini.

Photo via: atinwa72

Dari areal parkir yang juga juga menjadi area memancing, ada dua cara menuju Air Terjun sri Gethuk – berjalan menyusuri jalan setapak dengan pemandangan sawah dan pohon kelapa, atau menggunakan rakit sederhana melawan arus Sungai Oya.

Photo via: dadiwiryawan, RomzyDjibran

Setibanya di air terjun, Anda akan disambut oleh suasana yang begitu hening dan damai. Satu-satunya suara yang ada hanyalah gemuruh air yang menghempas formasi bebatuan yang indah. Bebatuan berundak tersebut seolah mengajak pengunjung untuk melompat ke dalam air yang jernih dan sejuk.

Photo via: resti ui, adrian adendrata

Air Terjun Sri Gethuk

Lokasi:  Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta
Cara ke Sana: Dari pusat Kota Yogyakarta
a) Wonosari – Jl. Pathuk – Simpang gading –Jl. Playen – Jl. Bleberan
b) Imogiri Barat – Jl. Panggang – Jl. Paliyan – Jl. Playen – Jl. Bleberan
Koordinat di sini.
Telepon: 0853 3400 5700 / 0813 2821 6842
Jam Operasional: 07.00 – 17.00
Tiket Masuk: Rp3.000,- (sudah termasuk tiket ke Gua Rencang Kencono) | Rakit: Rp5.000,- per orang.

Gua Rencang Kencono

Bersiaplah dibuat takjub oleh kehadiran pohon Klumpit raksasa berusia ratusan tahun tepat di tengah-tengah mulut gua.

 Nama Rencang Kencono sendiri didapat karena di gua inilah Laskar Mataram dulunya merancang strategi perang melawan penjajah Belanda.

 Selain stalaktit, bagian dalam gua yang cukup luas ini ini juga dihiasi pahatan yang menandakan bahwa di sini dulu juga pernah ada kehidupan dari jaman prasejarah, serta kutipan Prasetya Bhinnekaku yang menjadi ikrar para pejuang Mataram.

Photo via: yohanes rianto

Jauh ke dalam gua, melalui lorong yang sempit masih terdapat ruang-ruang  di mana salah satunya dijadikan tempat para pejuang bertapa untuk mendapat petunjuk. Dengan sirkulasi oksigen yang kurang baik, orang normal maksimal hanya bisa bertahan 10 menit di sini.

Photo via: hardivizon

Gua Rencang Kencono

Lokasi: Bleberan, Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta 55861
Jam Operasional: 08.00 – 20.00
Tiket Masuk: Rp3.000,- (sudah termasuk tiket ke Air Terjun Sri Gethuk)

Gunung Merapi di Kaliadem

Letusan besar Gunung Merapi pada tahun 2006 dan 2010 telah mengubah wajah daerah di sekitarnya. Area yang tadinya hamparan hutan pinus yang hijau kini berubah menjadi tandus.

Sebagai desa terdekat dan tempat terbaik untuk melihat apa yang tersisa dari erupsi tersebut, Kaliadem biasanya menjadi tujuan akhir dari perjalanan Lava Tour, sebuah paket perjalanan yang kerap diikuti mereka yang suka petualangan.

 Highlight dari Lava Tour di antaranya termasuk dua jurang hasil letusan, serta kunjungan ke Museum Sisa Hartaku yang menampilkan berbagai obyek yang rusak akibat lahar dan awan panas, seperti sepeda motor, kerangka hewan ternak, furnitur, serta jam dinding yang berhenti berdetak tepat pada saat bencana terjadi. Cukup bikin merinding bukan?

Photo via: kukuhaldy

Photo via: backpackerakhirpekan, khatulistiwa

Mau bawa kendaraan sendiri? Anda bisa menghemat pengeluaran dan bernegosiasi dengan para supir ojek untuk mengantar Anda tur. Biaya yang dikeluarkan tak akan lebih dari Rp150.000,- tapi pastikan kendaraan Anda mampu menghadapi medan yang berat.

Photos via: sansaputra, tribakti

Kaliadem

Lokasi: Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Rute Anda di sini.
Telepon: 0815 6868 141 / 0818 466 933
Tiket Masuk: Paket tur mulai dari Rp250.000,-/trip

Website Resmi 

Kota di Bukit Bintang

Pesona Yogyakarta tak hanya dapat dinikmati di siang hari saja. Untuk dapat menikmati indahnya Yogyakarta di waktu malam, salah satu tempat yang paling ideal adalah di Bukit Bintang yang terletak di Perbukitan Pathuk.

 Jika langit sedang cerah maka Anda bisa melihat taburan bintang di angkasa, namun kalaupun bintang-bintang sedang “bersembunyi”, panorama gemerlap lampu kota di malam hari pun tak kalah menawan.

Photo via: TulusTraveler

Tempat ini sangat populer di kalangan muda-mudi yang biasanya berdatangan sejak sore hari.  Suasananya yang begitu romantis memang sangat pas untuk lokasi kencan.

Photo via: endangtriharta

Anda bisa membawa bekal camilan dan minuman sendiri untuk menemani obrolan hangat dengan orang-orang terdekat. Namun kalau tak ada, jangan khawatir karena di sini terdapat banyak warung, kedai kopi dan kafe sederhana yang menyajikan aneka jenis makanan.

Bukit Bintang

Lokasi: Jalan Raya Yogyakarta, Wonosari, gunung Kidul, Yogyakarta
Cara ke Sana: Ke tenggara menuju Jl. Nasional III,  Wonosari. Ikuti papan penunjuk arah menuju ke Bukit Bintang. Koordinat di sini.

Bukit: Keraton Ratu Boko

Menuju ke puncak Bukit Boko, Anda akan menemukan peninggalan kompleks bangunan yang cukup luas yang dipercaya dulunya merupakan keraton tempat tinggal para bangsawan Jawa.

Photo via: AzramMahulauw

Dalam kompleks tersebut tersebut terdapat tiga buah candi, sisa-sisa bangunan pemujaan, serta kolam-kolam yang dialiri air alami yang diyakini memiliki berbagai macam khasiat.

Di setiap ujung tengga terdapat gapura yang berdiri kokoh, menyambut Anda untuk naik ke tingkat berikutnya. Dan di bagian paling atas terdapat sebuah balkon di mana Anda dapat melihat panorama Yogyakarta yang memukau di kejauhan, termasuk juga Candi Prambanan dan Candi Kalasan di arah utara dengan latar belakang Gunung Merapi.

Keraton Ratu Boko 

Lokasi: Jalan Raya Jogja – Solo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta
Telepon: (0274) 496 510
Jam Operasional: 06.00 – 17.00
Tiket Masuk: Rp25.000,-

Website Resmi 

Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung berapi yang aktif sekitar 60 juta tahun silam ini merupakan gunung api tertua di Yogyakarta. Bentuknya yang tak lazim dikarenakan dulunya gunung api ini merupakan gunung purba dasar laut yang terangkat ke permukaan akibat letusan dahsyat.

Puncak gunung tersebut adalah Gunung Gedhe dengan ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Untuk mencapai gunung yang dipenuhi bebatuan menjulang tinggi ini dari pusat Kota Jogja tidak terlalu jauh, hanya memakan waktu 60-90 menit saja.

Photo via: thomasdian

Dalam perjalanan menuju puncak Timur atau Barat, Anda mungkin akan berpapasan dengan warga yang tinggal di Dusun Tlogo Mardidho yang terletak di puncak gunung purba ini.

Photo via: YanuarWisnu

Menurut legenda, dusun tersebut hanya boleh dihuni oleh 7 kepala keluarga saja. Jika kepala keluarga yang tinggal di dusun ini kurang atau lebih maka akan terjadi hal-hal buruk yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, jika anak-anak mereka sudah berkeluarga, maka keluarga baru tersebut harus meninggalkan Dusun Tlogo Mardhido.

 Oke, cukup dengan legenda. Sejauh mata memandang yang terlihat adalah memukaunya hamparan awan di ketinggian, jajaran gunung batu dengan bentuk yang unik, perkampungan warga, serta hijaunya sawah dan ladang.

Photo via: travelmagz, telusurindonesia

Di sini juga terdapat telaga yang cukup indah, Embung Nglanggeran, yang berfungsi menampung air hujan untuk mengairi kebun buah kelengkeng, durian, dan rambutan di sekitarnya.

Gunung Api Purba Nglanggeran

Lokasi: Desa Nlanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta
Telepon: 0818 0260 6050
Jam Operasional: 07.00 – 11.00
Tiket Masuk: Rp7.000,-

Website Resmi 

Museum Ullen Sentalu

Meskipun Anda bukan penggemar museum, tapi tempat yang satu ini wajib dikunjungi karena National Geographic menobatkannya sebagai museum terbaik di Indonesia.

Museum Ullen Sentalu memajang aneka koleksi pribadi yang menggambarkan sejarah dari masa Kerajaan Mataram, salah satu kerajaan paling berkuasa di Indonesia pada abad ke-8, yang juga mendirikan Candi Borobudur.

Photo via: giofando

Begitu melangkah masuk, Anda langsung disambut oleh pemandu wisata yang akan membawa Anda ke tiap ruang pameran yang menampilkan beragam artefak seperti furnitur, lukisan, karya seni, serta sejarah singkat mengenai batik.

Photo via: wxssy, seethatseethis

Salah satu ruang yang paling memikat adalah Guwa Sela Giri, sebuah ruangan di bawah tanah yang memajang lukisan dokumentasi yang mewakili figur 4 keraton Dinasti Mataram. Konon salah satu wanita dalam lukisan tersebut seolah-olah mengikuti gerak-gerik Anda di dalam ruangan. Hiii….!

Tur berakhir di sebuah taman yang asri berhiaskan pilar-pilar batu berlapis lumut, di mana Anda akan disuguhkan segelas Ratu Mas, minuman khas dari ramuan tradisional yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan.

Photo via: intaninchan

Museum Ullen Sentalu

Lokasi: Jl. Boyong KM 25, Kaliurang Barat, Sleman, Yogyakarta
Telepon: (0274) 895 161
Jam Operasional: 08.30 – 16.00 (akhir pekan buka hingga 17.00/ hari Senin tutup)
Tiket Masuk: Rp25.000,-

Website Resmi 


Laut Bekah

Berbeda dengan kawasan pesisir lain di Yogyakarta, Laut Bekah tidak menyajikan hamparan pasir putih tempat Anda dapat berjalan-jalan, melainkan tebing batu kapur yang menjulang tinggi seperti di Uluwatu, Bali.

Photo via Moch Achsanto Ali

Photo via: Doni Afitrisnadi

Karena belum banyak dikenal orang, tempat ini sangat pas bagi Anda yang ingin menyepi sejenak untuk menjernihkan pikiran. Tapi untuk mencapainya butuh sedikit perjuangan. Apakah layak? Lihat saja sendiri.

 Jika Anda gemar memancing, aktivitas rock fishing yang mulai populer di tanah air bisa dilakukan di sini.

Photo via: Doni-Afitrisnadi

Di Tebing Bekah tersedia akses langsung menuju perairan dalam, artinya ada kemungkinan Anda bisa menangkap ikan besar. Atau kalau beruntung melihat ikan paus berenang!

Photo via: Matin

Laut Bekah

Cara ke Sana: Dari Yogyakarta, ke Pantai Parangtritis lalu ke arah timur menuju Purwosari, Gunung Kidul. Di persimpangan sebelum SDN Karangnongko 1, ambil jalan menuju Padukuhan Temon dan ikuti terus jalan ini. Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima. Koordinat di sini.

Gua Si Oyot

Tenang, di gua sepanjang 900 meter yang butuh waktu 90 menit untuk disusuri ini tidak pernah benar-benar ditemukan ular kok.

 Menurut legenda, Gua Si Oyot dibuat oleh seekor ular raksasa. Mungkin karena pintu masuknya yang sempit dan bagian dalam yang berliku-liku. Dan perjalanan menyusuri Gua Si Oyot cukup berat, karena Anda harus merangkak, berjongkok, berenang, dan berjalan di antara batuan yang licin. Di sana memang ada 3 zona yang harus anda lewati, yakni zona air, zona berbatu dan zona lumpur.

Photo via: si oyot

Selain stalaktit dan stalagmit yang memenuhi langit-langit dan dasar gua, akar pohon yang menembus celah bebatuan pun turut menambah karakter dinding gua ini.

 Perlu diingat, Gua Si Oyot hanya buka di musim kemarau saja (antara April – September), karena pada musim hujan air yang mengalir di dalamnya akan meluap.  Meskipun di musim kering, medannya tetap basah dan berlumpur sehingga ada baiknya Anda bawa pakaian ganti.

Gua Si Oyot

Lokasi: Jl. Padukuhan Gelaran II, Bejiharjo, Karangmojo, Gunung Kidul, Yogyakarta
Telepon: 0818 0439 6631 / 0856 4345 5685
Jam Operasional: 08.00 – 14.00
Tiket Masuk: Rp25.000,-

21. Tes Kemampuan Menawar Anda di Surga Belanja: Jalan Malioboro

Dari kemeja batik, sepatu, sampai miniatur becak, semua bisa Anda temukan di Jalan Malioboro.

 Di akhir pekan, kawasan ini akan dipadati oleh pengunjung, karena sejak jaman kolonial jalan ini memang sudah terkenal sebagai pusat perniagaan Yogyakarta.

Suara gamelan tradisional yang bersahut-sahutan dengan suara para pedagang kaki lima akan menemani Anda selama berbelanja oleh-oleh di sini.

Segala macam kerajinan tangan, perhiasan, serta kaus-kaus murah bisa Anda temukan dengan mudah. Dan seperti pasar tradisional lain di Indonesia, harganya pun sangat miring. Apalagi kalau Anda gigih menawar, maka semua bisa didapat dengan separuh harga!

Photo via: IbnuPrabuAli, FeriansyahPz

Bukan hanya tempat berbelanja, di kawasan sepanjang Jalan Malioboro juga banyak ditemukan tempat yang asyik untuk nongkrong dan bersantai.

Mumpung di Jogja, cobalah Nasi Kucing yang terkenal, atau Kopi Jos yang disuguhkan bersama bara arang panas di dalamnya.

Photo via: AnnaBrones

Jalan Malioboro

Lokasi: Jl. Malioboro, Yogyakarta
Jam Operasional: 08.00 – 22.00 (tergantung tempat)



Apakah masih ada tempat wisata seru dan menarik lain yang bisa dilakukan di Yogyakarta? Beritahukan kepada kami di kolom komentar di bawah ini!


Wednesday, December 14, 2016

TEMPAT WISATA DI PAPUA UNTUK LIBUR NATAL DAN PERAYAAN TAHUN BARU 2017

Ada akan merayakan liburan natal dan tahun baru 2017? Tak lengkap rasanya jika kita tidak berkunjung ke salah satu kota ibu kota provinsi di Indonesia ini. Letaknya yang tidak paling timur Indonesia. Itulah Papua, disini terdapat tempat berlibur yang betul-betul mengesankan.. 

Ayo rayakan Liburan Natal 2016 dan Perayaan Malam Tahun baru 2017 di Papua. Di Papua ada dapat menemukan banyak tempat-tempat nan indah dan menarik yang layak dijadikan tujuan wisata Anda. Bicara soal kuliner, terdapat begitu banyak tempat-tempat makan yang akan membuat lidah Anda bergoyang menikmati citarasa kuliner yang menggugah selera di Kota ini. Selain kuliner kota ini juga menawarkan objek wisata religi yang begitu banyak dengan nilai historis yang begitu menarik.



Berikut ini Tempat Wisata Di Papua Untuk Libur Natal Dan Perayaan Tahun Baru 2017





RAJA AMPAT


Pantai Raja Ampat, Papua


Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan yang berlokasi di bagian Barat Pulau Papua, Indonesia. Perairan Raja Empat merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik buat penyelaman di dunia. 

Di tempat ini terdapat lebih dari 450 jenis karang keras, 1.000 jenis ikan karang, 700 jenis moluska dan catatan tertinggi bagi gonodactyloid stomotopod crustaceans.

Ada beberapa kawasan terumbu karang yang masih sangat baik kondisinya dengan persentase penutupan karang hidup hingga 90%, yaitu di selat Dampier (selat antara Pulau Waigeo dan Pulau Batanta), Kepulauan Kofiau, Kepualauan Misool Tenggara dan Kepulauan Wayag. Tipe dari terumbu karang di Raja Ampat umumnya adalah terumbu karang tepi dengan kontur landai hingga curam. Tetapi ditemukan juga tipe atol dan tipe gosong atau taka. Di beberapa tempat seperti di kampung Saondarek, ketika pasang surut terendah, bisa disaksikan hamparan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan adaptasinya sendiri, karang tersebut tetap bisa hidup walaupun berada di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung.


Raja Ampat

Spesies yang unik yang bisa dijumpai pada saat menyelam adalah beberapa jenis kuda laut katai, wobbegong, dan ikan pari Manta. Juga ada ikan endemik raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu sejenis ikan gobbie. Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier, Anda bisa menyelam dengan ditemani beberapa ekor Pari Manta yang jinak seperti ketika Anda menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Jika menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, Anda bisa dikelilingi oleh ribuan ikan. Kadang kumpulan ikan tuna, giant trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan jika kita dikelilingi oleh kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya itu relatif tidak berbahaya (yang berbahaya jika kita ketemu barakuda soliter atau sendirian). Hiu karang juga sering terlihat, dan kalau beruntung Anda juga bisa melihat penyu sedang diam memakan sponge atau berenang di sekitar anda. Di beberapa tempat seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan duyung.

TAMAN NASIONAL LORENZ



Taman Nasional Lorenz

TAMAN NASIONAL LORENZ


Taman Nasional Lorenz adalah Taman Nasional yang terletak di Provinsi Papua, Indonesia. Taman seluas 22,4 juta ha ini merupakan Taman Nasional terbesar di Asia Tenggara yang merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1999.

Taman Nasional ini merupakan salah satu diantara tiga kawasan di dunia yang mempunyai gletser di daerah tropis yang membentang di puncak gunung setinggi 5.030 mdpl. Selain itu di Taman Nasional Lorenz terdapat 34 tipe vegetasi yang diantaranya hutan rawahutan tepi sungai, hutan sagu, hutan gambut, pantai pasir karang, hutan hujan lahan datar, hutan kerangas, padang rumput hingga lumut kerak.

Selain itu ditempat ini juga banyak ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan dan hewan langka. 630 jenis burung dan 123 jenis mamalia. 

Taman Nasional ini memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi yang ditunjang dengan keanekaragaman budaya yang sangat menggagumkan yang diperkirakan telah berusia 30.000 tahun dan merupakan tempat kediaman dari Suku Nduga.

Anda dapat berkunjung ke Taman Nasional Lorenz ini melalui Timika ke bagian utara menggunakan penerbangan perintis dan kebagian selatan menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Sawa Erma dan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju beberapa lokasi yang ada di Taman Nasional Lorenz. Waktu terbaik berkunjung ke taman ini adalah sekitar bulan Agustus hingga bulan Desember setiap tahunnya.  

DANAU SENTANI



Danau Sentani
Danau Sentani, Papua

Danau Sentani adalah sebuah danau yang terletak dibawah Lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops yang memiliki luas 245.000 ha. Danau Sentani dengan luas 9.360 ha berada pada ketinggian 75 mdpl merupakan danau terluas di Papua.

Keberadaan danau yang sangat mudah di jangkau ini sering kali mengadakan Festival Danau Sentani yang biasanya diselenggarakan pada bulan Juni setiap tahunnya. Pada festival ini Anda akan dapat berkeliling di tengah danau dengan 21 pulau kecil di dalamnya sambil menikmati tarian-tarian adat Papua di atas perahu atau menyaksikan upacara adat seperti penobatan Ondoafi dengan sajian berbagai kuliner khas Papua.

Di danau ini Anda dapat menemukan 30 spesies ikan air tawar dan empat di antaranya merupakan endemik Danau Sentani yaitu ikan gabus Danau Sentani (Oxyeleotris heterodon),ikan pelangi Sentani (Chilatherina sentaniensis), ikan pelangi merah (Glossolepis incisus) dan hiu gergaji (Pristis microdon). Danau Sentani kaya akan beragam biota laut dan sudah dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar. Danau Sentani juga dijadikan lokasi wisata untuk berenang, bersampan, menyelam, memancing, ski air serta wisata kuliner. Di antaraketiga ikan endemik danau sentani yang populasinya semakin menyusut adalah ikan gabus Danau Sentani, hal ini dikarenakan telur ikan ini dimakan oleh ikan gabus dari jenis yang lain.   

TELUK TRITON



Teluk Triton
Teluk Triton, Papua

Teluk Triton adalah sebuah teluk yang terletak di Kabupaten Kaimana, Papua, Indonesia. Wilayah ini menjadi terkenal karena adanya surga bawah laut serta warisan budaya di dalamnya.

Teluk yang letaknya tersebunyi di dekat Kampung Lobo memiliki rentetan pulau-pulau kecil batu karang, air yang jernih serta pemandangan pantai dan bawah laut yang sangat menakjubkan. Di tambah panorama yang sangat indah di kala senja menjelang.

Kini surga yang tersebunyi di bumi Papua mulai terkenal oleh para ahli biologi laut, penyelam dan para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dengan pemandangan langit yang sangat spektakuler di saat senja, Mereka menjuluki tempat ini sebagai "The Fish Empire" atau "Kota Senja" atau "The Lost Paradise".

Di Teluk Triton Anda dapat menemukan 937 jenis ikan laut yang beberapa diantaranya adalah spesies baru yang hanya Anda dapat temukan di Teluk Triton. Di wilayah ini Anda juga dapat menyaksikan keindahan 492 jenis terumbu karang yang berbeda dan 16 diantaranya adalah jenis baru yang tidak akan Anda temukan ditempat lainnya di dunia.

Teluk Triton

Selain Pemandangan Bawah Laut Teluk Triton bagaikan surga dunia, Di perairan ini, Anda juga dapat menemukan 27 jenis udang lobster, dan 16 jenis penyu hijau. Keindahan Karang lunak adalah salah satu daya tarik trersendiri di Teluk Triton. Di sini Anda juga akan dapat dengan mudah menemukan Hiu Paus mencari makan serta lukisan kuno dari zaman pra-sejarah di bukit-bukit sekitar Teluk Triton yang melukiskan gambar tangan dan hewan.    

Kini surga yang tersembunyi ini mulai dikenal oleh para ahli biologi laut, para penyelam, dan mereka yang suka datang dan menikmati saat-saat matahari terbenam, dengan pemandangan langit yang spekatakuler. Mereka menjuluki lokasi ini sebagai “ The Fish Empire,” selain julukan “Kota Senja”, ada juga yang menyebutnya” The Lost Paradise” Para ahli-ahli itu telah berhasil mengidentifikasi 937 jenis ikan laut dan beberapa di antaranya adalah spesies baru yang hanya bisa ditemukan di Kaimana. Mereka juga telah menemukan 492 jenis terumbu karang yang berbeda dan 16 di antaranya adalah jenis baru yang tidak ditemukan ditempat lain di dunia dan semuanya dalam kondisi sehat, mereka juga menemukan 27 Jenis udang lobster, dan 16 jenis penyu hijau. Teluk Triton ini memang masih belum populer dikalangan pencinta fotografi, atau orang-orang suka perpetualang dibanding lokasi-lokasi wisata pantai dan bawah laut lainnya di Indonesia tetapi sudah cukup banyak wisatawan yang datang berkunjung ke sini, baik wisatawan asing maupun domestik. - See more at: http://mahessa83.blogspot.com/2015/03/menikmati-mentari-senja-di-teluk-triton-kaimana.html#sthash.xLkBKENY.dpuf


Berikut ini Tempat Wisata Di Papua Untuk Libur Natal Dan Perayaan Tahun Baru 2017

DANAU PANIAI



Danau Paniai
Danau Pania, Papua

Danau Paniai adalah sebuah wisata danau yang terletak di Kabupaten Paniai, Papua. Danau yang memiliki pemandangan alam yang sangat indah dan terawat dengan sangat baik ini dipuji oleh 157 negara ketika berlangsungnya Konferensi Danau Se-dunia yang diselenggarakan di India pada tahun 2007 lalu.

Danau yang berada di wilayah pegunungan dengan udara yang sejuk pada ketinggian 1.700 mdpl menyimpan banyak jenis ikan air tawar dan udang endemik Papua yang sudah sangat langka.

Bagi Anda yang ingin mengunjungi Danau Paniai, dapat memulai perjalanan dari Kota Enarotali, Ibu Kota Kabupaten Paniai. Dari Kota Enarotali, tersedia dua jalur menuju kawasan Danau Paniai. Pertama, menggunakan jalur darat dengan menyewa bus jenis Mitsubishi Strada yang dapat diandalkan untuk melintasi medan jalan yang terjal dan berkelok-kelok. Kedua, mengambil jalur udara dengan menumpang pesawat AMA dan AMAF jenis Cessna yang bisa mendarat di wilayah dataran tinggi dengan karakteristik landasan dari tanah.   

TAMAN NASIONAL TELUK CENDRAWASIH



Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Keanekaragaman ekosistem di kawasan Taman Nasional Laut Teluk Cenderawasih menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna, baik yang dilindungi maupun yang tidak dilindungi. Adapun keanekaragaman fauna yang terdapat di dalam kawasan TNTC meliputi antara lain: terumbu karang sebanyak 200 jenis, ikan 209 jenis, moluska 196 jenis, reptil 5 jenis, mamalia air 3 jenis, burung (Aves) 37 jenis, dan fauna darat 183 jenis.Jenis ikan yang diketahui hingga saat ini sebanyak 209 jenis dari 65 Famili.

Molusca yang tercatat terdiri dari 196 jenis dari 3 klas dan 56 famili, dengan rincian: dari klas Gastropoda atau keong 153 jenis, bivalvia (moluska katup ganda atau kerang) 40 jenis, dan Cephalopoda 3 jenis. Diantara jenis-jenis molusca tersebut yang dilindungi antara lain: dari famili Tridacnidae, yaitu Kima Raksasa (Tridacna gigas), Kima Besar (Tridacna maxima), Kima Tapak Kuda (Hippopus hippopus), dan Kima Lubang (Tridacna coreacea); dari famili Cymatidae, yaitu Triton Trompet (Charonia tritonis); dari famili Cassidae, yaitu Kima Kepala Kambing (Cassis cornuta); dari famili Trochidae, yaitu Lola (Trochus niloticus); dan dari famili Trubinidae, yaitu Batu Laga (Turbo marmoratus). 

Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Pada perairan TNTC juga sering dijumpai Duyung (Dugong Dugon), Lumba-lumba leher botol (Delphinus delphinus), ketam kelapa (Birgus latro), ikan kakatua besar (bumphead parrotfish; Bolbomethopon nuricatum), pari rajawali totol (Aetobatus narinari), pari manta (Manta birostris), hiu reef whitetip (Triaenodon obesus), hiu blacktip (Charcarinus melanopterus), paus biru (Balaenoptera musculus), dan buaya muara (Crocodylus porosus).

Adapun jenis-jenis penyu yang sering dijumpai, antara lain: Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Sisik Semu/Lekang (Lephidochelys olivaceae), dan Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea).   

LEMBAH BALIEM



Lembah Baliem

Lembah Baliem merupakan lembah di pegunungan Jayawijaya. Lembah Baliem berada di ketinggian 1600 meter dari permukaan laut yang dikelilingi pegunungan dengan pemandangannya yang indah dan masih alami. Suhu bisa mencapai 10-15 derajat celcius pada waktu malam.

Lembah ini dikenal juga sebagai grand baliem valley merupakan tempat tinggal suku Dani yang terletak di Desa Wosilimo, 27 km dari Wamena, Papua. Selain Suku Dani beberapa suku lainnya hidup bertetangga di lembah ini yakni Suku Yali dan suku Lani.

Lembah adalah sekitar 80 km panjang sebesar 20 km dengan lebar dan terletak di ketinggian sekitar 1,600-1,700 m, dengan populasi sekitar 100.000 jiwa.

Festival Lembah Baliem

Festival Lembah Baliem awalnya merupakan acara perang antarsuku Dani, Lani, dan Suku Yali sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan. Sebuah festival yang menjadi ajang adu kekuatan antarsuku dan telah berlangsung turun temurun namun tentunya aman untuk Anda nikmati.

Festival Lembah Baliem berlangsung selama tiga hari dan diselenggarakan setiap bulan Agustus bertepatan dengan bulan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia. Awalnya pertama kali digelar tahun 1989. Yang istimewa bahwa festival ini dimulai dengan skenario pemicu perang.

Untuk mencapai lembah yang eksotik ini Anda harus mencapai Jayapura terlebih dahulu. Dan untuk mencapai Wamena, ada banyak sekali pilihan penerbangan, seperti Trigana, MAF, AMA, Yajasi, Manunggal Air, atau pesawat Hercules.

Tapi jangan kaget bila di Wamena harga barang masih begitu tinggi, Untuk makan di warung kelas warteg, Anda bisa menghabiskan sekitar Rp 25.000 atau sekitar dua kali lebih mahal daripada Jakarta. Semua harga di Wamena lebih tinggi daripada di tempat lain karena semua barang datang melalui udara. Wamena belum punya hubungan darat dengan tempat lain, termasuk ibu kota Papua, Jayapura.

PANTAI BOSNIK


Pantai Bosnik

Pantai Bosnik adalah pantai yang sangat indah dan menawan yang terletak di Desa Woniki, Biak Timur, Papua, Indonesia. Di pantai ini Anda juga dapat menikmati pemandangan bawah lautnya yang masih sangat alami dengan terumbu karang dari berbagai jenis. Di pantai dengan pasir putihnya yang sangat lembut dan berkilau Anda dapat berjemur dengan rasa nyaman sambil di iringi semilir angin pantai. 

PULAU RUMBERPON


Pulau Rumberpon

Pulau Rumberpon adalah pulau yang sangat indah dan menawan yang terletak di sebelah utara Kabupaten Teluk Wondama dan berbatasan dengan Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Pulau Rumberpon memiliki garis pantai yang sangat indah dengan pasir putihnya yang bersih dan berkilau. Di pantai ini Anda dapat melakukan aktivitas pantai dengan rasa nyaman seperti berenang, snoorkeling, scuba diving, berselancar, jet sky hingga memancing.

Bukan hanya itu, perairan di pulau ini sangat jernih dan di sekitar pulau dikelilingi oleh terumbu karang dengan profil dasar laut yang landai sepanjang 100 meter.   

DESA WISATA SUWANDAREK  


Desa Wisata Suwandarek

DESA WISATA SUWANDAREK, Papua


Desa Suwandarek adalah sebuah Desa Wisata yang berada di bagian barat Pulau Waisal, Kabupatan Raja Ampat, Papua Barat. Di desa ini Anda dapat menyaksikan rumah-rumah beratap daun jerami. Bukan itu saja di desa ini juga terdapat sebuah danau berair asin yang dikenal dengan nama Danau Yenauwyau dan karang yang sangat indah yang letaknya ada dibagian belakang desa. 

Desa Wisata Suwandarek

Selain memiliki panorama desa yang sangat indah, Tempat ini juga banyak menjajakan cindera mata khas Papua seperti tas atau topi yang dibuat sendiri oleh penduduk desa. Cindera-cindera mata di desa ini menggunakan bahan-bahan alami yang ada di sekitar desa seperti daun pandan laut. 

Untuk dapat mencapai tempat ini Anda bisa menggunakan jalur udara atau darat ke kota Sorong. Dari Sorong, Anda bisa menggunakan jalur laut dengan menggunakan kapal motor atau speed boat dengan lama perjalanan sekitar 2 jam ke Desa Suwandarek.



= Baca Juga =



http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html