This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Wednesday, January 23, 2013

Pengenalan Tool Box Pada Photoshop Dan Fungsinya



A. Pengenalan Photoshop 
Bagi pengguna komputer yang bergelut di dunia grafis tidak asing lagi dengan Adobe Photoshop atau biasa disebut Photoshop adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Di dalam Photoshop terdapat Tool Box yang terletak di sebelah kiri canvas yang biasanya digunakan untuk membantu dalam mengedit atau membuat objek gambar yang di inginkan. Disini akan di bahas fungsi dan kegunaan dari masing-masing tool tersebut. Adapun tanda segitiga kecil hitam yang terletak di sebelah kanan tool memberi arti masih ada lagi tool yang lain di dalamnya. Untuk melihatnya klik dan tahan tool tersebut ( Alt + klik tool tsb ).  Tapi tidak semua tool memiliki tanda ini. 

Fungsi View pada Digunakan untuk memperbesar view. Zoom ini bisa diakses menggunakan Menu View > Zoom In. Untuk memudahkan aksesnya, tersedia beberapa shortcut seperti:
  1. Ctrl++ atau Ctrl+                                                                                                    
  2.  Hasil perbesaran view adalah di tengah-tengah jendela kerja
  3. Ctrl+Space+Klik
    Hasil perbesaran view ada pada letak klik
  4. Ctrl+Space+Klik+Draw
    Hasil perbesaran ada pada kotak drag.
Dengan adanya shortcut ini tentunya akan sangat menghemat waktu khususnya bagi para pengguna photoshop kelas advance atau profesional. Mamang fasilitas ini ditujukan untuk menghemat waktu mengakses fungsi photoshop. Zoom Out Digunakan untuk memperkecil view. Fungsi zoom out bisa diakes melalui Menu View > Zoom out. Untuk memudahkan aksesnya, tersedia beberapa shortcut seperti:
  1. Ctrl+- atau Ctrl+_ Hasil memperkecil view adalah di tengah-tengah jendela kerja
  2. Ctrl+ALT+Space+Klik
    Hasil memperkecil view ada pada letak klik
  3. Ctrl+ALT+Space+Klik+Draw
    Hasil memperkecil ada pada kotak awal drag.
B.   Memulai Adope Photoshop CS
Saat sudah diinstall, Adope Photoshop CS bisa langsung diluncurkan dari komputer. Langkahlangkahnya sebagai berikut :
a.   Klik Start terlebih dahulu
b.  Sorot All Program
c.   Pilihlah Adope Photoshop CS.


Tunggu beberapa saat sehingga muncul halaman sebagai berikut

C.   Membuka Kanvas Baru 
Jika Anda baru pertama kali bekerja dengan menggunakan Adope Photoshop CS , maka tugas. pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat kanvas baru sebagai lembar kerja Adobe Photoshop CS.
Langkah-langkah membuat kanvas baru adalah :
  1. Pilihlah menu File
  2. Kemudian pilih New, tunggu beberapa saat sampai jendela New muncul
  3. Tentukan lebar kanvas yang ingin Anda buat di kotak Width. Sebagai contoh masukkan angka640.
  4. Kemudian tentukan tinggi kanvas di kotak Height. Sebagai contoh ketik angka 480.
  5. Di samping kanan kotak Width dan Height, tentukan satuan ukuran untuk angka lebar dan tinggi yang Anda tentukan. Contohnya pilih satuan pixels.
  6. Tentukan tingkat ketajaman gambar di bagian Resolution. Sebagai contoh ketiklah angka 72.
  7. Di kotak sisi Resolution tentukan satuan tingkat ketajaman gambar. Secara default, pilihannya adalah pixels/inch.
  8. Di bagian Color Mode, pilihlah RGB Color jika Anda ingin membuat desain grafis yang berwarna.
  9. Tekan tombol OK.
  10. Tunggulah beberapa saat sampai Anda melihat sebuah kanvas baru di dalam jendela Adobe Photoshop CS.


 

D. Pengenalan Tool Box


  1. Move Tool (V), Untuk memindahkan objek gambar
    Prakteknya : Aktifkan tombol ini dengan cara menekan tombol V pada keyboard. Saat di canvas, move tool digunakan untuk memindahkan objek,  dan menyeleksi layer-layer (klik kanan pada objek) juga meng-copy dan memindahkan objek secara bersamaan (alt+layer yang bersangkutan). Kombinasi lain, move tool dipakai saat melakukan perputaran objek, klik dan tekan tombol ctrl untuk mendapatkan putaran per 45 derajat.Saat di window layers, move tool digunakan untuk menyeleksi objek (ctrl+klik layer).
  2. Rectangular Marquee Tool (M), Untuk membuat seleksi berbentuk kotak persegi empat
    Prakteknya : Pilih menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan.
  3. Polygonal Lasso Tool (L), Untuk membuat seleksi lurus
    Prakteknya : Digunakan untuk menyeleksi bagian dari suatu objek. Jika tombol Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa.
  4. Crop Tool (C), Untuk memotong gambar
    Prakteknya :  Crop tool juga bisa digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh yang sering dilakukan adalah untuk memperbaiki hasil scan yang miring.
  5. Slice Tool (K), Untuk membuat pembagian gambar
  6. Brush Tool (B), Untuk menggambar atau mewarnai dengan bentuk kuas
    Prakteknya : Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow dalam Option.
  7. Spot Healing Brush Tool (J), Untuk memperbaiki kerusakan gambar.
    Prakteknya : Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya.
  8. Clone Stamp Tool (S), Untuk melakukan duplikasi/copy area tertentu pada sebuah gambar atau biasa disebut cloning.
    Prakteknya : Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gerakkan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.
  9. Magic Wand Tool (W), Untuk menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.
  10. Gradient Tool (G), Untuk menghasilkan warna gradasi.
    Prakteknya : Saat ingin memberikan warna gradasi sebaiknya lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.
  11. Eraser Tool (E), Untuk menghapus gambar yang tidak kita inginkan.
  12. Blur Tool (R), Untuk mengaburkan area atau memburamkan gambar.
    Prakteknya : Klik atau klik + drag untuk mendapatkan hasil blur yang di inginkan. Contoh :dapat di gunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah.
  13. Dodge tool (O), Untuk membuat area menjadi lebih terang.
  14. Horizontal Type Tool (T), untuk membuat teks secar horisontal.
    Prakteknya :Buat area (klik + drag) agar tulisan tidak terus memanjang ke kanan. Hasil teks dapat diatur alignment-nya juga dapat dipindahkan dengan Move Tool.
  15. Pen Tool (P), Untuk membuat gambar (garis lurus dan lengkung) dalam bentuk path/vektor.
    Prakteknya : Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.
  16. Custom Shape Tool (U), Untuk membentuk bebas
    Prakteknya : Pilih di bagian Option bentuk-bentuk shape yang di inginkan. Untuk menambah bentuk lain, klik segitiga kecil hitam di sebelah kanan.
  17. Direct Selection Tool (A), Untuk merapikan alur path
  18. Eyedropper Tool (I), Untuk memilih warna dari sebuah objek.
  19. Notes Tool (N), Untuk membuat catatan pada image seperti copyright.
    Prakteknya : Klik sekali saja untuk membuat notes. Notes tidak akan terlihat di layer. Jadi untuk menggagalkannya lakukan undo (ctrl + alt + Z)
  20. Hand Tool (PH), Untuk menggeser tampilan (canvas) pada layar
    Prakteknya : Ada shortcut lain yang bisa digunakan selain PH yaitu tombol spasi pada keyboard. Tekan spasi lalu gerak-gerakkan dengan mouse untuk menggeser tampilan canvas.
  21.  Zoom Tool (Z), Untuk memperbesar tampilan gambar
    Prakteknya : Klik objek yang akan diperbesar. Zoom juga bisa di gunakan untuk memperkecil gambar. Gambar yang akan di perbesar secara terus-menerus dapat di lakukan sambil meng-klik shift sebaliknya jika ingin memperkecil gambar lakukan klik + alt
  22. Set Background Color, Untuk merubah warna baik depan maupun belakang
    Prakteknya : Isi warna pada area yang tersedia dengan cara, pilih Edit > Fill > Use pilih Background Color atau shift + F5 > Use pilih Background Color atau aktifkan tool ini dengan memilih tool Move Tool terlebih dahulu lalu klik ctrl + del. Jika anda ingin mengisi warna pada suatu area itu saja tanpa mempengaruhi area lain lakukan dengan cara menekan tombol shift + ctrl + del bersamaan.
  23. Set Forefround Color, Untuk merubah warna baik depan maupun belakang
    Prakteknya : Isi warna pada area yang tersedia dengan cara, pilih Edit > Fill > Use pilih Foreground Color atau shift + F5 > Use pilih Foreground Color atau aktifkan tool ini dengan memilih tool Move Tool terlebih dahulu lalu klik alt + del. Jika anda ingin mengisi warna pada suatu area itu saja tanpa mempengaruhi area lain lakukan dengan cara menekan tombol shift + alt + del bersamaan. Supaya default tekan tombol D maka warna foreground dan background menjadi putih dan hitam. Untuk menukar warna background dan foreground tekan tombol X.
Edit in Quick Mask Mode (Q), Untuk pengeditan menggunakan efek mask
Prakteknya : Digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard. Change Screen Mode (F), Untuk merubah tampilan layar.


Demikian penjelasan singkat mengenai pengenalan Tool Box Pada Photoshop. Semoga bermanfaat.

Saturday, April 28, 2012

Review Razer Gaming

Review Razer Gaming. Spesifikasi dan desain khusus perangkat ini akan menjadikan permainan terasa lebih menyenangkan.

Penggemar game di komputer tentu tidak asing lagi dengan keberadaan merk Razer. Merek ini sejak tahun 1998 berkecimpung menghadirkan perangkat spesifik untuk gaming.

Proses pembuatan perangkatnya pun melibatkan para gamer. Tujuannya adalah memberi masukan berharga tentang bagaimana alat gaming bisa meningkatkan kenyamanan permainan. Tak heran bila Razer memegang slogan “For Gamers By Gamers”.

Jika selama ini memakai peralatan biasa seperti mouse, keyboard, atau headphone, Anda kini bisa mencoba sendiri kemampuan produk serupa yang ditawarkan Razer. Razer menyatakan bahwa Anda akan memperoleh kesan yang berbeda meskipun peranti ini dipakai untuk aktivitas bukan game.

Sekali ini, kami sajikan beberapa peranti Razer yang amat mudah dikenali lewat logo 3 ular hijau ini. Beberapa peranti ini pun menjadi pendukung Testbed di lab uji kami.

Razer Marauder StarCraft II

Keyboard yang satu ini dimunculkan seiring popularitas game StarCraft II di kalangan gamer. Desain techno keyboard yang dipadukan dengan backlit keys yang memendarkan cahaya biru ini sangat kental bernuansa game StarCraft.

Dengan sistem pencahayaan yang disebut APM (Actions Per Minute), pendaran warna di keyboard dapat berganti sesuai dengan kondisi game StarCraft yang tengah berlangsung. Keren bukan?

Material keyboard pun dibuat khusus agar tak mudah terkotori oleh jari. Selain itu, susunan tombolnya dibuat agar dapat bereaksi cepat dengan meminimalkan kesalahan tekan yang terjadi.

Razer Lachesis

Gamer yang membutuhkan mouse dengan tingkat presisi sangat tinggi pantas mencoba seri Lachesis ini.

Berbekal sensor laser 3,5G yang mampu menghadirkan resolusi hingga 5600 dpi, Lachesis memiliki tingkat presisi tinggi.

Mouse ini setidaknya 7x lebih cepat daripada mouse konvensional 800 dpi dengan waktu respon sangat cepat (1 milidetik).

Pengguna pun dapat menentukan 9 pola macro tersendiri untuk menentukan karakter pergerakannya. Asyiknya lagi, tersedia LED penerang yang memberikan tiga pencahayaan berbeda untuk menambah gaya.

Razer Vespula + Megasoma

Agar pergerakan mouse lebih mantap diperlukan pula alas mouse (mouse mat) dengan karakteristik yang mendukung. Karenanya Razer memunculkan seri Vespula yang menawarkan 2 sisi permukaan yang nyaman untuk berbagai mode pergerakan mouse.

Permukaan padat antikikis di Vespula fleksibel digunakan untuk menangani aktivitas mouse yang cepat serta presisi. Bagian sandaran tangan berisi gel lembut juga mencegah tangan cepat lelah saat memakai mouse dalam waktu lama.

Untuk gerakan mouse yang lebih luas dengan pijakan yang mantap disediakan juga versi Megasoma yang merupakan alas kombinasi material keras dan lunak. Material silikon tembus cahaya di mouse mat ini akan membantu pergerakan mouse lebih lancar dan presisi. Perangkat ini juga berdesain mudah digulung untuk dibawa pergi.

Razer Onza TE
 
Bagi yang terbiasa memakai gamepad untuk bermain di konsol tentu akan menyukai menggunakan Onza Tournament edition dari Razer ini. 

Desainnya selaras dengan gamepad dengan stick analog. Pengguna bisa mengatur efek balik stick ini untuk membuat navigasi game menjadi lebih nyaman. Razer pun menyediakan tombol ekstra yang bisa diprogram sesuai kebutuhan gaming dan juga tombol aksi yang responsif (berkat teknologi Hyperesponse). 

Pilihan bahan karet untuk membungkus bagian luar Onza TE membuat genggaman (grip) terasa mantap. Ini membuat gamer nyaman bermain meskipun melakukan gerakan tangan yang cukup agresif dan berulang.


Spesifikasi
Koneksi
USB (kecuali mouse mat)
Bobot
245 gram (game pad) 920 gram (keyboard) 120 gram (mouse)
Situs Web
www. razerzone.com
Garansi
1 tahun
Harga kisaran*  
Rp 1.000.000 (Marauder); Rp 780.000 (Lachesis);
Rp 320.000/450.000 (Vespula/Megasoma);
Rp 510.000 (Onza – Tournament edition)
* Techno Solution, (021) 6230-1274 ; Minggu kedua Desember 2011

Skor Penilaian
- Kinerja            : 4,25
- Fasilitas          : 4
- Kemudahan    : 4,25
- Harga             : 3.25
- Skor total        : 3.98

Foto: Razer; Alphons Mardjono

Wednesday, March 7, 2012

SENI TRADISIONAL BANTEN : RUDAT

SENI RUDAT
     A.  Pengertian Seni Rudat
Secara etimologis rincian istilah rudat belum ditemukan secara jelas, namun menurut Iyus Rusyana istilah ini bisa dicari dan bahasa Arab Rudatun yang artinya taman bunga, dalam hal ini berarti bunganya pencak. Sedangkan menurut Enoch Atmadibrata,


Rudat adalah salah satu jenis kesenian yang didalamnya terdapat bentuk tarian yang diiringi oleh musik terbangan dimana unsur tarinya banyak unsur agama, seni bela din dan seni suaranya. Dalam penjelasan lain dikatakan bahwa Rudat adalah sejenis kesenian tradisional yang semula tumbuh dan berkembang di lingkungan pesantren. Seni Rudat merupakan paduan seni gerak dan vokal diiringi tabuhan ritmis dan waditra sejenis terbang. Syair-syair yang terkandung dalam nyanyiannya bernafaskan keagamaan yaitu puji-puji yang mengagungkan Allah, shalawat pada Rasul dengan tujuan utama untuk lebih menebalkan iman masyarakat terhadap agama Islam dan kebesaran Allah. Dengan demikian seni Rudat adalah paduan seni gerak dan vokal yang diiringi musik terbangan di mana di dalamnya terdapat unsur keagamaan, beladiri dan seni suara.
B.        Fungsi Seni Rudat
Pertunjukan seni terbangan (termasuk Rudat) pada mulanya bertujuan untuk penyebaran agama Islam yang dilaksanakan pada setiap acara:
a. Mauludan, yaitu upacara memperingati han lahirnya Nabi Muhammad SAW
b. Rajaban, yaitu memperingati Isra Miraj
c. Han Raya Idhul Fitri
d. Han Raya Idhul Adha
Seni Rudat sendiri bertujuan untuk mendidik masyarakat agar menjadi manusia yang bermoral tinggi berlandaskan agama Islam dengan mendekatkan din kepada Allah SWT sehingga terwujud manusia berbudaya, berbudi pekerti luhur disertai keimanan yang kuat. Pada perkembangan berikutnya seni Rudat biasa dipertunjukan dalam acara-acara:
a)      Sarana hiburan di lingkungan pesantren.
b)      Sarana acara hiburan dalam upacara perkawinan atau khitanan.
c)       Dipakai untuk menjemput para Sultan/tamu-tamu.
d)      Sarana dawah dalam penyebaran agama Islam.
Di Banten sekarang ini, Seni Rudat berfungsi pula sebagai hiburan ketika upacara pernikahan, yaitu ketika mengiring pengantin terutama saat menjemput pengantin pria. Juga dilakukan pada saat khitanan yaitu ketika mengarak anak yang disunat ke tempat pemandian dan bahkan sekarang berkembang menjadi seni hiburan rakyat.

C.        Sejarah Perkembangan Sent Rudat
Perkembangan Seni Rudat tidak terlepas dan upaya penyebaran agama Islam oleh Wali Sanga. Diantaranya Sunan Gunung Jati yaitu Syarif Hidayatullah. Semasa hidupnya Sunan Gunung Jati rnenyebarkan agama Islam di Jawa Barat (dan Banten) dibantu oleh murid-muridnya, pada tahun 1450-1500 M ketika sebagian besar penduduk masih beragama Hindu, beliau mengutus lima utusan dan Cirebon yaitu Sacapati, Madapati, Jayapati, Margapati dan Warga Kusumah. Atas petunjuk Sunan Gunung Jati diharuskan mengembangkan agama Islam diantaranya dengan pertunjukan kesenian yang meniru kesenian di tanah Mekah yaitu Genjring yang terbuat dan potongan-potongan kayu. Setelah terbentuk dinamakan
Terebang maksudnya untuk menghubungkan batiniah antara manusia deñgan Tuhan-.nya yaitu Allah SWT yang menguasai dan menciptakan alam semesta beserta isinya. Alat yang dibuat waktu itu baru satu buah, maka dengan bantuan murid-muridnya dibuat lagi empat sehingga berjumlah lima yang merupakan simbol rukun Islam. Selain itu dibuat lagi satu sebuah kendang besar sebagai pelengkap karena dengan kelima waditra itu dirasakan belum lengkap. Dengan demikian jumlah nayaga pun berjumlah enam orang (I.Soleh, 1976, h.3 Riwayat Singkat Seni Sunda Terebang).
Seni Rudat di Banten sudah ada sejak abad XVI sejak jaman Sultan Ageñg Tirtayasa dan kemudian berkembang di pesantrenpesantren sebagai hiburan atau pergaulan para santri di waktu senggangnya dengan nyanyian yang isinya memuji kebesaran Allah SWT sambil menari dengan gerak pencak silat. Tarian ini dilakukan oleh lakilaki pada mulanya, tapi sekarang di Banten dilakukan pula oleh wanita. Dalam perkembangannya, Seni Rudat menjadi seni pertunjukan yang dapat dilaksanakan ketika upacara menyambut han ulang tahun kemerdekaan, upacara pernikahan, khitanan maupun hiburan rakyat lainnya.


Seni Rudat


D.        Para Pemain dan Waditra Seni Rudat
Jumlah pemain Rudat berkisar antara 12 sampai 24 orang mulai dan orang yang menabuh waditra / alat sampai sebagai penari dan sebagai penyanyi. Waditra yang digunakan terbuat dan bahan-bahan yang ada di lingkungan, jenis waditranya adalah seperti di bawah ini:
Ketimpring, berbentuk bulat seperti tempayan, terbuat dan kayu dan kulit kerbau, dengan ukuran muka ganis tengahnya 36 cm, belakang garis tengahnya 26 cm dan tingginya 18 cm, ketebalan kayu 1 cm, ditambah kencringan antara 2 sampai 3 buah. Cara menggunakan alat ini dengan dipukul.
Tojo, berbentuk bulat seperti tempayan, terbuat dan kayu dan kulit kerbau, dengan ukuran muka garis tengahnya 37 cm, belakang garis tengahnya 26 cm tingginya 18 cm, dengan ketebalan kayu 1 cm, kencringan berjumlah 2 sampai 3 buah. Cara menggunakan alat ini dengan dipukul sebagai pokok lagu atau melodi.
Nganak, berbentuk bula seperti tempayan, terbuat dan kayu dan kulit kerbau, dengan ukuran muka bergaris tengah 36 cm, belakang bergaris tengah 26 cm dengan tingginya 18 cm dengan ketebalan kayu 1 cm. Alat ini digunakan dengan cara dipukul secara kemprangan sebagai alat pengiring.
Gendrung, berbentuk bulat seperti tempayan, terbuat dan kayu dan kulit kerbau, memiliki ukuran muka dengan garis tengah 37 cm, dan garis tengah belakang 27 cm, tingginya 18 cm dengan ketebalan kayu 1 cm. Penggunaan alat ini dipukul secara kemprangan dengan tangan yang digunakan sebagai pengiring.
Jidor, berbentuk bulat seperti bedug, terbuat dan kayudan kulit kerbau. Ukuran garis tengah dan belakangnya 44 cm, dan tingginya 47 cm. Alat ini dipukul dengan pemukul khusus dan kayu.
Setiap alat dimainkan oleh seorang pemain. Pada saat Dertunjukan para pemain masuk dengan menghadap pada para Denonton dan berjejer ke belakang.'

E.         Pola Permainan Seni Rudat
Dan segi geraknya Rudat menggunakan gerakan silat, namun dalam rudat unsur tenaga tidak banyak mempengaruhi. Lagu rudat hampir sebagian besar bernafaskan keagamaan, diantara nyanyiannya adalah Ya Allah ya Robbuna, Sholatul minal maulay, Shollallahu ‘ala, Allah Allah dsb. Sedangkan gerakannya terdiri dan gerakan kaki yang serempak ketika melangkah ke depan, belakang dan samping yang melambangkan perlunya kesamaan langkah dan keserasian. Bentuk kareografi sederhana ini dilakukan dalam pola langkah gerak silat seperti berikut: Kaki terdiri dan gerak kuda-kuda, adeg-adeg masekon rengkuh, deku, depok dan lain-lain. Tangan terdiri dan gerak mengepal, tonjok, gibas, meupeuh, keprok, kepret. Kepala, mengikuti arah tangan bergerak yaitu ke depan, kekiri, ke kanan dan ke belakang.
Nama-nama gerak dalam Rudat diambil dan nama gerakan Pencak Silat seperti berikut:
a. Gerak Nonjok, yaitu kaki kanan langkah ke depan dengan posisi kuda-kuda, tangan kin mengepal di kedepankan ditonjokkan lurus ke depan. Tangan kanan di pinggang, dengan jan tangan mengepal, kepala lurus ke depan.
b. Gerak Pasang, yaitu kaki pasang ditempatkan dengan iosisi kuda-kuda, dan melangkah ke depan dengan posisi kuda-kuda pula. Tangan kanan ke depan nyiku membuat siku-siku 75o. Jari tangan kiri di depan dada dengan posisi tangan lengannya ditekuk. Pergelangan tangan dan jan tangan menghadap ke depan. Dalam gerakan ini maksudnya untuk berkelahi menghadapi lawan.
c. Gerak Gibas, yaitu kaki kanan tegak lurus dengan berat badan pada kaki kanan. Kaki kanan agak rengkuh (rendah), kaki kin diangkat membuat siku-siku. Tangan kanan ke bawah di atas kaki kin. Tangan kin menekuk dengan arah gerak ke kanan. Kepala ke arah kanan dan membalik langsung ke kiri.

F.         Busana Seni Rudat
Dalam menyajikan kesenian rudat penari menggunakan kostum seragam yang menandakan bahwa mereka harus hidup rukun dengan tetangga. Bentuk kostumnya terdiri dan: Busana Pria: Celana pangsi hitam, baju putih, kopiah, kain samping batik. Busana Wanita: Celana pangsi hitam, Baju putih, selendang, kain samping batik, dan tutup kepala.
6.7 Penyebaran dan Ketokoltan Seni Rudat
Tebaran Seni Rudat yang paling banyak di Propinsi Banten terdapat di Kabupaten Serang diantaranya bisa dilihat di Kecamatan Serang group Rudat Al Raudah, pimpinan H. Sunal Murad, dan Seni Rudat IKPK pimpinan Drs. Marhumi, Rudat Nursyamsu pimpinan Hudari, Jamiatul Fata Kebon Jahe pimpinan Sulaiman, Grup Kitapa pimpinan Tb. Ruchyat Zein, Rudat Mekar Jaya pimpinan M. Sape’i Di Kecamatan Ciruas terdapat Grup Rudat Pamong pimpinan Kasan dan Rudat Singamerta pimpinan Asad. Sedangkan di Kecamatan Waringin terdapat kelompok Rudat Grup pimpinan Mamun, di Kecamatan Kasemen terdapat Rudat Sukabela pimpinan Romli, di Kecamatan Cibeber terdapat Rudat Bentola pimpinan Mastar. Di Kecamatan Baros terdapat kelompok Rudat Nagara Tiis pimpinan Sidik, dan di Kecamatan Walantaka terdapat Kelompok Rudat Gapra pimpinan Samhudi. Sedangkan di Cilegon terdapat Kelompok Kesenian Rudat Bentola pimpinan Mastar, Kelompok Cibeber pimpinan Masdar dan kelompok Rudat Kadipaten pimpinan HM. Sulaeman.,




= Baca Juga =



http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html