This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sunday, May 15, 2016

Tips Mengatasi Masalah Pada Komputer Yang Terserang Virus


Bila Komputer terserang virus atau malware, terkadang kinerja Komputer menjadi lambat, sering muncul aplikasi yang tidak diketahui sumbernya dan lain sebagainya. Virus memang sulit terdeteksi, namun hal ini bisa dicegah jika Anda menggunakan software antivirus. Apabila telah menggunakan sofware antivirus tetapi Komputer masih mengalami masalah, berikut ini tips mengatasinya.

1. Cobalah untuk update antivirus Anda
Jika terdapat antivirus, namun virus tetap menyerang Komputer. Anda perlu melakukan update antivirus untuk memperbaharui file database antivirus sehingga dapat mengidentifikasi virus yang sulit terdeteksi. Anda juga dapat melakukan update antivirus yang berbayar sehingga fiturnya bertambah dan lebih kuat dalam mengatasi virus.

2. Pergunakan pengaturan safe mode

Cara lain yang dapat dilakukan adalah menggunakan pengaturan safe mode pada Komputer Anda. Pada saat restart terdapat beberapa pengaturan advance options menu, seperti: safe mode, safe mode with networking, safe mode with command prompt dan lain sebagainya. Anda perlu melakukan restart pada Komputer Anda dan tekan tombol F8 ketika windows sedang booting kemudian pilih safe mode. Safe mode dilakukan untuk menonaktifkan program yang terserang virus. Safe mode merupakan opsi pilihan start up windows yang bisa difungsikan jika terdapat masalah pada sistem.

3. Lakukan system restore
Bila cara pertama dan kedua tidak efektif, Anda dapat memilih pengaturan system restore. System restore merupakan sebuah fungsi untuk mengembalikan pengaturan Komputer ke pengaturan terakhir Anda melakukan aktivitas, seperti: installasi software, memindahkan data dan lain sebagainya. Pada saat Anda menginstall atau uninstall software, biasanya system restore akan menyimpan pengaturan lama sehingga memudahkan Anda melakukan restore kembali. Anda dapat melakukan system restore apabila Anda mencurigai aplikasi yang baru Anda install. Aplikasi yang tidak terpecaya kemungkinan besar terdapat virus yang menyusup ke aplikasi tersebut. Cara melakukan system restore adalah pilih Start > All Programs > Accesories > System Tools > System Restore.

4. Install Ulang solusi terakhir
Bila tidak terdapat solusi lagi, Anda dapat melakukan install ulang Komputer. Anda perlu backup semua data yang tedapat pada Komputer karena data akan hilang apabila Anda melakukan installasi dan memformat seluruh data Harddisk. Setelah Anda melakukan installasi, data Harddisk kembali ke semula dan tidak ada aplikasi yang terinstall. Anda dapat melakukan installasi aplikasi yang memang dibutuhkan agar tidak memicu datangnya virus. Anda juga perlu menerapkan keamanan tambahan untuk melindungi Komputer dari serangan virus, seperti memasang software antivirus.

Saturday, May 14, 2016

Tips Memilih Hard Disk Eksternal Yang Bagus Dan Berkualitas


Bila Hard Disk internal telah penuh terisi data, terkadang Kita ingin membeli Hard eksternal sebagai media penyimpanan baru. Hard Disk eksternal yang tersedia di pasaran terdapat berbagai merek, kapasitas dan bentuk yang berbeda-beda. Hal ini yang menyebabkan Kita bingung memilih Hard Disk yang tepat untuk digunakan pada Laptop. Untuk memudahkan menemukan Hard Disk yang tepat, berikut ini akan Kami jelaskan tips memilih Hard Disk eksternal yang bagus dan berkualitas:

1. Kapasitas dari Hard Disk

Bila Hard Disk digunakan untuk penyimpanan data yang besar, Anda dapat menggunakan Hard Disk dengan ukuran 1TB atau 2TB. Terkadang Kita sering menyimpan file atau software dengan ukuran yang besar, seperti: game, aplikasi, kumpulan film, foto dan lain sebagainya. Kapasitas Hard Disk dengan ukuran 1TB, Kami rasa cukup besar untuk menampung data yang Anda miliki.

2. Perhatikan sistem operasi pada Laptop
Anda perlu memilih Hard Disk yang sesuai dengan sistem operasi yang digunakan pada Laptop Anda. Jika Anda menggunakan sistem operasi MAC, Anda disarankan memakai Hard Disk dengan format NFS+ sedangkan bila Anda menggunakan Laptop dengan sistem operasi windows, Anda disarankan memakai Hard Disk dengan format NTFS. Sistem operasi selain windows memang bisa membaca NTFS, namun Anda tidak dapat mengedit atau menulis di dalamnya.

3. Kecepatan rotasi

Kecepatan pada Hard Disk dipengaruhi oleh kecepatan rotasi dari sebuah piringan Hard Disk. Hal ini karena semakin cepat rotasi atau perputaran piringan Hard Disk maka semakin baik pula kinerjanya. Hard Disk memiliki rotasi piringan dengan berbagai pilihan kecepatan, seperti:  5.400 rpm, 7.200 rpm, 10.000 rpm dan lain sebagainya. Anda disarankan menggunakan Hard Disk dengan kecepatan 7200 rpm. Untuk mengetahui rotasi kecepatan Hard Disk, bisa dicek pada kemasan Hard Disk ketika Anda membelinya.

4, Kecepatan koneksi Hard Disk
Kecepatan koneksivitas sangat berpengaruh pada kecepatan transfer data. Pastikan Anda memilih Hard Disk yang menggunakan USB 3.0 dengan kecepatan transfer 5 Gbps. Bila Anda memiliki dana yang besar, Anda juga dapat menggunakan port thunderbolt karena kecepatannya dua kali lebih cepat dari USB 3.0. Bila konektivitas Hard Disk memiliki kecepatan yang maksimal, pengguna akan lebih puas saat memakainya.

Memilih perangkat Hard Disk perlu banyak pertimbangan sehingga Anda menemukan produk dengan kualitas bagus. Hal ini karena Hard Disk harganya cukup mahal, jadi jangan sampai Anda salah pilih.

Menghemat Tinta Printer Dengan Cara Sederhana


Ketika menggunakan Printer, terkadang Kita merasa kesal karena tinta yang digunakan cepat habis. Apalagi jika Kita menggunakan Printer untuk mencetak foto, tentu membutuhkan banyak tinta. Terkadang penggunaan tinta Printer sering tidak terkontrol saat proses pencetakan dokumen dengan jumlah banyak. Bila Printer sering digunakan maka dapat menyebabkan tinta cepat habis. Untuk menghemat tinta Printer, berikut ini akan Kami jelaskan carannya.

1. Memanfaatkan mode draft
Jika ingin menghemat tinta, Anda dapat menggunakan mode draft atau fast mode(proses pencetakan cepat). Dengan menggunakan mode draft, memang cetakan yang dihasilkan kurang bagus karena naskah dicetak dengan tinta yang sedikit. Mode draft terkadang digunakan hanya untuk mencetak dokumen yang tidak penting karena hasil cetakannya tidak jelas atau pudar. Hal ini dilakukan untuk menghemat tinta yang digunakan. Untuk mengunakan mode draft Anda bisa memilih Properties > Printing Shortcut > Print Quantity > Fast Draft.

2. Pergunakan jenis font yang tipis
Pada saat menggunakan font dalam menulis dokumen, Anda perlu memilih jenis font yang berukuran kecil dan bentuknya tipis. Hal ini dilakukan agar tinta yang digunakan lebih sedikit dan dapat menghemat penggunaan tinta. Salah satu jenis font yang disarankan untuk digunakan seperti font Cambria.

3. Terapkan pengaturan color grayscale
Pengaturan color grayscale berfungsi untuk mengubah warna cetakan dari warna hitam menjadi warna ke abu-abuan. Hal ini cukup membantu dalam menghemat tinta yang digunakan karena warna yang dipakai tidak terlalu terang.

Cara di atas memang sederhana, namun dapat membantu mengurangi penggunaan tinta Printer. Bila tinta tidak boros tentu Anda lebih hemat pengeluaran. Selamat mencoba.

Friday, May 13, 2016

Tips Mengatasi Smartphone Yang Tidak Sengaja Terkena Air


Pada saat Kita menggunakan Smartphone, terkadang Kita tidak sengaja menjatuhkan Smartphone pada genangan air. Bila Smartphone terendam air maka dapat menyebabkan kerusakan pada komponen Smartphone. Hal ini yang menyebabkan para produsen Smartphone terus mengembangkan produknya dengan membuat Smartphone tahan saat terendam air. Namun Smartphone yang tahan terhadap air biasanya memiliki kualitas yang baik dan harga yang cukup mahal. Terkadang Smartphone yang dengan harga tidak terlalu mahal, rawan rusak bila terendam air. Bila Smartphone terlanjur terendam air, berikut ini tips untuk mengatasinnya.

1. Lakukan Antisipasi awal
Bila Smartphone terendam air, lebih baik Anda bergegas untuk mengambil Smartphone tersebut. Jangan sampai terlalu lama terendam air karena akan berakibat buruk pada komponen Smartphone tersebut. Saat Smartphone diambil, Anda disarankan tidak menekan tombol apapun, kecuali Smartphone masih aktif dan Anda perlu mematikan(turn off) Smartphone tersebut.

2. Lepaskan komponen dari Smartphone
Bila ingin menghindari komponen Smartphone dari kerusakan, Anda dapat melepas komponen yang terdapat pada Smartphone, seperti: baterai, kartu SIM, dan memori eksternal. Hal ini dilakukan agar komponen pada Smartphone bisa digunakan kembali.

3. Keringkan Smartphone
Untuk mengeringkan Smartphone dapat menggunakan kipas angin atau hair dryer untuk mempercepat pengeringan air yang terdapat pada Smartphone. Anda juga dapat membungkus Smartphone dengan tisu kemudian simpan di dalam tumpukan beras selama 8 sampai 10 jam, karena cara ini cukup membantu mengeringkan air pada Smartphone. Bila menurut Anda Smartphone Anda sudah kering dan bisa digunakan, Anda dapat memasang kembali komponen, seperti: baterai, kartu SIM, dan memori eksternal dan lain sebagainya.

Semoga Smartphone yang terendam air dapat segera di atasi dan tidak terdapat kerusakan. Supaya terhindar dari hal tersebut, Anda perlu selalu berhati-hati dalam menggunakan Smartphone android agar tidak terkena air.

Perbandingan Equip epic vs uniq vs legend Dragonest


Weapon Comparison :- [ New Images ]

# I took warrior sword for this only


1) +13 Coma epic vs +13 Coma Unique (Daidalos set)

Posted Image

2) +13 Nightmare epic vs +13 Nightmare Unique

Posted Image

3) +13 Kornu epic vs +13 Kornu Unique

Posted Image

4) +13 Nightmare vs +13 Red Dragon Legend 

Posted Image

5) Ice Dragon Sword vs Kornu Evolution Sword

# New RNG bonus stats like 3rd stat plates
# No set bonus it seems

Posted Image

6) Ice Dragon Unique Weapon Enhance and Stats [ So Rekt ]

Posted Image

7) Red Dragon Legend Vs Ice Dragon Legend 

# No info on set bonus yet

Posted Image

Armor Comparison :- 

# Made big and better images for this :D
# No info of Nightmare armors
# Stats may slightly subject to change


1) +13 Coma Epic Upper vs +13 Coma Unique Upper

Posted Image


2) +13 Kornu Epic Upper vs +13 Kornu Unique Upper

Posted Image


3) Ice Dragon Upper ( RIP RNG )

Posted Image

Thursday, May 12, 2016

Kebiasaan Buruk Yang Menyebabkan Flashdisk Mudah Rusak



Flashdisk memang cukup membantu pengguna dalam penyimpanan data. Ukuran Flashdisk lebih kecil sehingga mudah untuk dibawa. Kebanyakan di antara Kita mungkin belum sepenuhnya paham cara menjaga Flashdisk agar tidak mudah rusak. Kita mungkin sering melakukan kebiasaan yang tanpa Kita sadari dapat membuat Flashdisk mudah rusak. Jika kebiasaan tersebut terus menerus dilakukan dapat menyebabkan Flashdisk tidak dapat digunakan kembali. Lalu apa saja kebiasaan buruk yang menyebabkan Flashdisk mudah rusak? berikut penjelasannya:

1. Penyimpanan Flashdisk yang tidak tepat
Terkadang saat menyimpan Flashdisk, Kita tidak memperhatikan tempat penyimpanan. Kita hanya asal menaruhnya di sembarang tempat, padahal hal tersebut dapat berdampak buruk pada Flashdisk. Anda disarankan menghindari tempat yang lembab saat menyimpan Flashdisk, hal ini dilakukan agar komponen di dalam Flashdisk tidak mudah berkarat. Selain itu, letakan Flashdisk pada tempat yang memiliki medan magnet tinggi, seperti: Televisi, Gadget, Speaker aktif dan lain sebagainya.

2. Jarang melakukan eject

Terkadang Kita jarang melakukan eject atau safely remove pada saat mencabut Flashdisk dari Port USB. Hal ini dapat berpengaruh pada Flashdisk Anda, bila kebiasaan ini terus menerus dilakukan bisa menyebabkan data Anda menjadi corrupt atau data tidak dapat dibuka kembali.

3. Sering tidak menutup socket USB
Flashdisk memang ada yang memiliki tutup socket USB dan ada pula yang tidak memiliki tutup socket USB. Flashdisk yang memiliki tutup socket USB disarankan untuk menutup kembali bila Flashdisk telah selesai digunakan. Hal ini untuk menghindari debu yang mungkin masuk pada bagian lubang USB. Namun untuk Flashdisk yang tidak memiliki tutup socket USB disarankan untuk rutin membersihkan lubang USB untuk membersihkan debu.

4. Flashdisk sering terbentur
Benturan yang cukup keras membuat komponen di dalam Flashdisk menjadi terganggu sehingga kemungkinan data pada Flashdisk error atau Flashdisk tidak dapat digunakan kembali. Benturan terjadi diakibatkan karena Flashdisk terjatuh ke lantai atau yang lainnya. Hal tersebut perlu dihindari untuk meminimalisir kerusakan pada Flashdisk.

5. Jarang mencabut Flashdisk
Setelah Anda selesai menggunakan Flashdisk, cabut Flashdisk dari Komputer Anda karena bila terlalu lama atau dibiarkan tidak dicabut bisa menyebabkan Flashdisk menjadi panas(overheat). Bila terjadi panas berlebih(overheat) dapat menyebabkan Flashdisk mudah rusak. Selain itu untuk melindungi konektor USB dari hal-hal yang tidak di inginkan, seperti: konektor USB menjadi bengkok, kabel sambungan konektor USB terputus dan lain sebagainya.

Flashdisk merupakan barang penting yang perlu dijaga dengan baik karena terdapat data penting yang Kita simpan. Jadi, selalu rawat dan jaga dengan baik Flashdisk yang Anda gunakan sehingga tetap awet dan tidak mudah rusak.

Cara Memasang Kamera CCTV Yang Tepat


Kebanyakan orang mungkin tau mengenai kamera CCTV, hal ini karena banyak tempat yang telah menggunakan kamera CCTV. Sebelum Kita membahas lebih jauh mengenai CCTV, Kita perlu tau apa itu CCTV? Closed Circuit Television atau disingkat CCTV merupakan sebuah perangkat kamera video digital yang digunakan untuk mengirim sinyal ke layar monitor di suatu ruang atau tempat tertentu. Saat ini cukup banyak orang yang memasang kamera CCTV dirumah, toko, perusahaan dan lain sebagainya. Kebanyakkan orang beranggapan memasang kamera CCTV merupakan hal terpenting untuk keamanan. Hal ini karena segala aktivitas yang terjadi pada ruangan yang dipasang kamera CCTV akan otomatis terekam. Bila terdapat kamera CCTV maka dapat membantu merekam aktivitas yang dianggap mencurigakan atau berdampak buruk bagi pemilik rumah atau yang lainnya. Bila ingin memasang kamera CCTV, berikut ini cara singkat mengenai cara pemasangan kamera CCTV.

1. Tentukan lokasi pemasangan kamera CCTV
Bila ingin memasang kamera CCTV, Anda perlu menentukan lokasi yang tepat sehingga hasil video yang dihasilkan dapat maksimal. Lokasi pemasangan dapat ditentukan berdasarkan jarak pandang dan kondisi penerangan ruangan. Anda dapat menempatkan kamera CCTV di bagian sudut ruangan, namun bila di luar rumah perlu ditempatkan di bawah atap sehingga terlindungi dari air hujan atau yang lainnya.

2. Penempatan DVR dan Monitor
Kebanyakan kamera CCTV dilengkapi dengan alat tambahan, seperti: DVR dan monitor. DVR(Digital Video Recorder) adalah alat untuk memonitor dan merekam obyek gambar yang terlihat pada kamera CCTV sedangkan monitor adalah perangkat keras yang digunakan sebagai alat output data yang ditampilkan pada layar Komputer maupun TV. DVR dan monitor dapat ditempatkan di dalam ruangan sehingga Anda dapat memantau video yang dihasilkan dari kamera CCTV tersebut. Selain itu, tempatkan DVR dan monitor di tempat khusus agar mudah untuk diakses dan dapat dilihat setiap saat.

3. Pemasangan kabel

Anda disarankan menggunakan kabel RG59 Siamese yang terdiri dari kabel video dan kabel power (positif dan negatif). Selanjutnya tentukan berapa panjang kabel RG59 Siamese yang dibutuhkan untuk menghubungkan antara kamera CCTV, monitor dan DVR. Hal ini dilakukan agar kabel yang digunakan lebih efisien dan tidak terlalu banyak kabel yang digunakan.

4. Lakukan Installasi
Anda dapat melakukan installasi Webcam Camera seperti menggunakan webcamXP atau yang lainnya. Setelah dilakukan installasi Anda dapat melakukan pengaturan sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain itu Anda juga dapat menambahkan microphone agar video memiliki suara.

Apabila Anda kesulitan dalam memasang kamera CCTV, Anda disarankan untuk menghubungi orang yang mengerti tentang pemasangan kamera CCTV. Hal ini untuk menghindari kerusakan pada kamera CCTV maupun DVR dan Monitor yang Anda telah beli.
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html